Showing posts with label Me and The World. Show all posts
Showing posts with label Me and The World. Show all posts

Tuesday, December 30, 2014

Visa Oh Visa

Di 2014, gue melakukan perjalanan besar 3 benua 4 negara yaitu Mesir, Yordania, Yunani dan Turki. Kenapa 3 benua? karena Turki merupakan bagian dari Benua Asia dan Benua Eropa. Sebagai penduduk yang memegang passport Indonesia, sungguh sangat disayangkan kita harus membuat 4 visa karena masing-masing negara membutuhkan visa yang berbeda. Sampai saat ini pemegang Indonesia Passport masih harus memerlukan visa untuk masuk ke banyak negara.

Visa Turki
Dimulai dari yang paling mudah dulu ya. Visa Turki termasuk mudah, bisa visa on arrival dan sekarang dipermudah lagi e-visa. Bisa buka website nya disini atau langkah-langkahnya bisa dilihat di blog temen langkah e-visa. Biaya visa turki 25 USD.

Tuesday, November 4, 2014

No, you can’t go to Athens, you go back to Amman!

No, you can’t go to Athens, you go back to Amman!

That was pretty frustating and made me almost cried; yet I couldn’t show my tears in front of them, the Middle East Airlines officers!



After spending beautiful journeys in Jordan, time to continued my trip to Greece. I flew with MEA-Middle East Airlines that brought me to Beirut, Lebanon for 12 hours transit. It was around 10 p.m when I arrived. I actually already checked-in from Jordan to Greece and had two boarding passes. However, as a first timer having long hours transit, I came innocently to transit desk. I showed my passport and boarding pass, then they gave me two meals vouchers. They asked me a few questions; the reason why I wanted to go to Greece, did I have enough money with me, as well as how may days will I spend for my vacation in Greece. Right after I answered those questions, they said "I keep your passport here, you go to duty free area, find the restaurant and a place to rest. Go back here at 6 am tomorrow", I nodded thinking that this was a normal procedure.

Saturday, November 1, 2014

Shits Happened in Egypt

Have u ever experienced any “shit happened” when you traveled?
On my last big trip, I've got lesson learned that shouldn't be taken un-seriously!

When I was happily landed on Cairo International Airport, I went directly to the immigration counter. Unfortunately, I needed to wait for my passport being further checking. It’s basically common in Cairo although I didn’t know the way they chose the tourists to be checked further. They said I have to wait at the back for 5 minutes. Almost 15 minutes there was no announcement that my passport had been finished checking. Then, I asked the officer, again he just said, “You have to wait for 5 minutes”. The hostel driver actually will pick me up when I arrived, so I called the hostel (yeah I turned on my international roaming -.-) and told him that I still needed to wait for my passport. I asked him the driver number, but he said the driver would come to see me and he asked me what I worn at that day. Because of the miscommunication, I couldn’t manage to meet the driver, and when I called the hostel again, he said better for me to take taxi, he would tell the address to the taxi driver, by the way.

Thursday, March 27, 2014

The Magic of Wat Arun ~ Temple of the Dawn

Bangkok (again) - January 2014

Akhirnya Wat Arun!!! 

Fuih setelah gagal mencapai tempat di Agustus 2012 ketika mampir ke Bangkok dari Siem Reap demi tantangan jalan darat cross border dua negara, akhirnya gue bisa menikmati Wat Arun, Temple of the Dawn (Kuil Fajar) Januari ini.


Tuesday, February 18, 2014

Reminiscing 2013 ~ Another year of Lesson Learn

Yeay It's my first post in 2014 .. hihihi..
In fact I still have lots of pending stories of my 2013 trips, still can we skip those for a while to reminisce?
Yes reminiscing my summary of 2013 story.
A journey is not always about a trip, right? A life itself is a journey, a life journey...

#January
My 2013 began in the middle of forest and river. It's literally a forest in Central Kalimantan. They called it Taman Nasional Tanjung Puting I took a challenge to celebrate 2012-2013 live on board (LoB) on Sekonyer River with strangers. Yes, I called them strangers since we're just known each other at the airport (except Antho sih).. Hahaha. Well I didn't give a shit, I just though that it would give me different experiences, and I swore I would have deeply regret if I didn't do this trip. Having new year's eve in the middle of forest with zillions stars and fireflies was one of my favorite 2013. That was awesome indeed!!! 


"If you've got sound of trumpet, I've got sound of the jungle. If you've got fireworks, I've got fireflies Happy New Year".

It's just....Tanjung Puting was where the friendship began....

Sunday, November 10, 2013

The Singapore Escaper :P

Perjalanan ke singapore gue dimulai sejak 2007. Nah sejak itu ternyata hampir setiap tahun gue ke singapore.. hahaha ;p                    
Dan kalo gue inget-inget awal perjalanan gue semenjak kerja justru dimulai di kota ini.                 

2007
Setahun setelah kerja temen kantor ngajak short trip ke Singapore Malaysia pake promo airasia dengan hanya 500.000an. Kali pertama kesana kami lewat Batam karena saat itu airasia belum ada direct flight ke Singapore dan ini adalah perjalanan pertama gue keluar negeri. Perjalanan ini sangat-sangat pendek, cuma jumat sabtu minggu dan ke 2 negara...uuhh. Beruntung gue punya temen bernama Nadina yang udah pengalaman keluar negeri, jadi si bawel satu itu bikin daftar"do and don'ts" yang super detail. Berkat Nadina perjananan gue keluar negeri berikutnya gak oon-oon banget lah... hehehe.

Excited?! Banget!! Hehehe...
Kami dijemput di HarbourFront sama Giri, temen gue yang tinggal di Singapore dan memang berencana nginep di apartemen dia di Choa Chu Kang. Pemberhentian pertama Mustafa Center untuk beli oleh-oleh. Mustafa ini buka 24 jam, jadi enak bisa pergi malem banget kesini.

Thursday, February 14, 2013

Sunrise when I flew



Banyak hal yang bisa dilakukan didalam transportasi ini.. mengambil gambar sayap pesawat adalah favorit saya..Dan transportasi ini juga salah satu transportasi favorit yang bisa mengantarkan kita untuk melihat dunia. Thanks to Wright Bersaudara!

Sunday, November 18, 2012

Picture of Human in Siem Reap

Entah kenapa ketika melakukan perjalanan ini gue banyak menangkap wajah-wajah penduduk lokal yang secara ras masih sama dengan kita, Asia.

 #1 Bulu Tangkis 



Anak ini sedang bermain bulu tangkis bersama ayahnya. Bermodalkan raket dan kok mainan tidak menurunkan semangat anak ini. Bulu tangkis memang olahraga diseluruh dunia. -Disuatu gang di Siem Reap-

#2 Semangat



Kedua wanita ini penjaga salah satu toko. Saat itu udara di Siem Reap panas tak tertahankan. Namun, bekerja tetaplah bekerja. Tenda ini dipasang untuk mengurangi panas yang dirasa. Walaupun panas menyengat mereka tetap harus berjualan. -Salah satu toko Old Market-

Saturday, November 17, 2012

People I met

Perjalanan sendiri ini membuat gue bertemu beberapa orang dari negara berbeda. Sedikit banyaknya gue  bertukar cerita dengan mereka. Gak semua nama gue inget, cuma negara asalnya.

#1 A lady from France

Gue ketemu cewek ini ketika lagi belanja di Old Market. Tanpa sengaja kita masuk toko yang sama. Dia nyapa gue yang gue balas dengan senyuman. Cewek ini berasal dari Perancis yang sedang kuliah di Italia. Libur semester dia menjadi guru sosial disalah satu desa di Kamboja. Ketika mendapat off 3 hari, dia memilih Siem Reap yang paling dekat dari desa dia tinggal. 

#2 Two ladies from Indonesia

Bernama Evie dan Sandra. Mereka ini traveler Indocina. Berniat ramean tapi berujung cuma pergi berdua namun gak menurunkan semangat mereka untuk taveling. Memulai perjalanan dari Hanoi  - Ho Chi Minh City - Phnom Penh - Siem Reap - dan Bangkok adalah tujuan akhir mereka baru kembali ke Indonesia dengan transit di Kuala Lumpur (Airasia victims...hehehe). Perjalanan mereka standar perjalanan Indocina yang dimulai dengan pesawat ke Hanoi sisanya jalur darat sampai Bangkok kemudian balik lagi naik pesawat sampai Indonesia. Gue ketemu mereka ketika sedang makan malam di hari pertama. Mereka salah satu yang menginspirasikan gue untuk ke mengambil tantangan jalan darat ke Bangkok.



Wednesday, November 14, 2012

7 hours and USD 25 in (suddenly) Bangkok - August 2012









Perjalanan darat dari Siem Reap ke Bangkok

Cerita ini lanjutan dari cerita Siem Reap. Cerita sebelumnya klik Siem Reap.


Setelah sarapan gue nunggu dijemput mobil yang katanya akan datang jam 8 pagi. Sambil nunggu gue ngobrol dengan seorang anak dan ayah yang sama tujuan ke Bangkok. Jemputan kita datang lewat setengah jam dari jadwal yang sudah ditentukan. Mobil pertama ini semacam elf dengan kapasitas 10 orang lebih. Ternyata mobil ini harus jemput beberapa orang dulu dan berhenti didepan salah satu penginapan lalu meminta kita semua untuk pindah ke bus yang lebih besar. Jangan mengira bus antar kota ini merupakan bus AKAP layaknya bus-bus di Indonesia, bus ini lebih seperti angkutan umum dalam kota yang lama gak dirawat. Gue dapat duduk paling depan karena semua kursi ternyata sudah diisi orang-orang macam gue yang niat ke Bangkok lewat jalur darat.

tweet : From Tom Raider to Hangover. From Lara Croft city to Bradley Cooper City.


Monday, September 3, 2012

Siem Reap, Cambodia - August 2012

My first solo travel!!!!!
Hehehe, akhirnya gue memutuskan untuk tidak mem-void-kan tiket kamboja ini.

Pertama kali gue beli tiket ketika airasia promo di September 2011. Gue beli tanpa bilang kesiapapun, gak tau kenapa yaa.. saat itu memang berpikir "kenapa gak pergi sendiri?" hehehe. Awalnya gue mempertimbangkan ke Brunei Darussalam, tapi setelah cek sana sini dan membandingkan harga tiket ke Brunei sama ke Siem Reap sama, akhirnya gue memutuskan untuk beli tiket Siem Reap (Salah satu dari 25 Top Destination versi tripadvisor). 

Tweet sebelum berangkat "To travel means to forget. Forget what you want and remember what you deserve".

Keberangkatan
Hari ini (23.08.2012) gue masuk kantor, niat hati sekalian halal bihalal sebelum cuti. Eh temen-temennya banyak yang belum masuk aja gitu..hehe, ya iyalah riri masih pada cuti lebaran!
Sebelum berangkat gue check-in semua penerbangan, mencetak semua dokumen yang dibutuhkan dan memberitahu semua penerbangan ke satu temen (seperti biasa). Gue naik bus Damri Bandara dari Stasiun Gambir jam 17.30 dan hanya 45 menit saja sodara-sodara *cinta banget sama jalanan Jakarta kalo lagi lebaran* cuma 20.000 pun.. hehehe.
Sempet googling kalau ternyata visa kamboja udah dibebaskan untuk negara-negara ASEAN. yiippiiiee! *joget-joget*. Turns out Immigration Card for Indonesian Passport is no longer needed. Horay lagi!! gak ribet jadinya.. hehe
Sunrise when I  flew

Wednesday, May 23, 2012

Kuala Lumpur, Hong Kong, Macau - Maret 2012 (Part II)

Day #3
Rencana hari ini adalah Giant Budha (Ngong ping 360) - Citigate - Disneyland - Ladies Market dan Argyle Center. 
Lokasi Giant Budha di Lantau Island - MTR Tung Chung Line. Karena penginapan di Mong Kok which is MTR Tsuen Wan Line jadi kita harus cari interchange, bisa di Central Station atau Lai King Station. Ketika kesana kita milih interchange Central Station yang nyambung dengan Hong Kong Station, jalannya cukup jauh juga kalau pake pilihan ini. Perjalanan ke lantau island sekitar 40 menit. Turun di Tung Chung Station langsung disambut dengan Citigate!!. Citigate itu semacam factory outlet nya branded fashion such as Bally, Burberry, Zara, Mango, Guest, Esprit, dll. Kebayang ya kalo gak limited budget kesini pasti gue udah membeli barang dari salah satu brand itu. Walaupun gak berencana beli tetap aja kudu yang namanya window shopping dan tiba-tiba gue jatuh cinta sama winter coat nya Mango 70% discount. Tuhan tolong saya! .. hehe. Gak beli tapi gue foto itu coat, berharap suatu saat bisa beli nitip sama siapapun yang ke HK
Yang mau belanja!!!!  :p
Giant Budha (Ngong ping 360). Dari citigate ini ada petunjuk untuk ke Giant Budha naik cable car. Sangat disayangkan saat itu cable car lagi maintenance dan jadilah kita naik bus dengan biaya 35 HKD (PP). Naik bus kesini jauh dan lama, perjalanan pergi sekitar 60 menit, PP jadinya 120 menit. Pemandangan yang dilihat sih bagus but IMHO kinda wasting time. Perlu diingat wisata Giant Budha ini gratis!! ketika ada yang nawarin tiket itu sebenarnya cuma beli snack + lunch yang mengatasnamakan tiket ke Giant Budha. Waktu itu gue gak tau dan sempet bayar 25 HKD, gpp sih untung nya dapat makanan tapi kalau gak mau makan disini ya gak usah dibeli tiketnya. Ngong Ping 360 ini sebenarnya berisi kuil-kuil dan terdapat patung budha yang sangat besar, untuk mencapai patung ini kita harus naik tangga dan cukup tinggi. Setelah berhasil ke Giant Budha kita ketempat restoran untuk ambil makanan yang ternyata letaknya disebelah kuil. Banyak orang chinese yang berdoa ditempat ini dan disini banyak semacam dupa yang disediakan bagi mereka yang ingin beribadah. Sedikit pelajaran mengenai piring kotor di HK dan tweet yang gue baca baru-baru ini, ternyata di tempat yang pernah gue kunjungi seperti Singpore dan HK setelah makan kita harus meletakkan piring kotor sendiri ketempat yang sudah disediakan. So guys, keep in mind this culture if you go aboard!
Saran: Kalau ke Ngong Ping 360 disarankan naik crystal cable car - cable car yang bawahnya transparan. This is gonna be fun! Trust me! walaupun gue gak sempet naik cable car tapi bisa ngerasain seru + deg"an nya naik cable car dan bisa liat kota dibawah dari pijakan kaki lo..hihihi!

Tuesday, May 22, 2012

Kuala Lumpur, Hong Kong, Macau - Maret 2012 (Part I)

Bermula dari Airasia Big Promo di Mei 2011, Alhamdulillah jadilah trip 5 hari KL, HK, Macau Maret 2012.
Keinginan gue ke Hong Kong itu udah dari tahun tahun sebelumnya, melebihi keinginan ke Korea dengan alasan, satu-satunya negara di Asia yang memiliki Disneyland dan Madame Tussaud. Hahaha *cetek* :p

First thing to do adalah membuat itinerary. Mulai lah gue dengan googling "Must Visit Hong Kong", browsing MTR Map sampe browsing hostel murah. Kegiatan ini salah satu kegiatan yang paling menyenangkan buat gue, serius!! dan gue akan dengan senang hati berbagi itinerary detail (if u need, ask me then). Gue senang dengan kegiatan browsing tempat wisata, liat alamat dan browsing di peta untuk letak pastinya + melewati MTR station yang mana. --> emang passion nya ini kali yaaa (^_^)
Dari pengalaman gue bikin itinerary HK + Macau yang paling susah itu Macau, karena di Macau gak ada MTR jadinya hanya mengandalkan peta + alamat + lokasinya di macau island or taipa island. Ketika buat ini sih bener-bener gak kebayang ya Macau itu kayak mana.. hehe :)

Setelah itinerary jadi, dilanjutkan dengan bikin budget trip. Budget trip yang dibuat ini hanya untuk living cost disana  + biaya beberapa tempat wisata yang udah pasti akan dikunjungi, exclude biaya belanja dan oleh-oleh pastinya. Selesai dengan budget dilanjutkan dengan International Travel Things To Do, intinya sih seperti "Do & Don't" nya ketika travel aboard dan perintilan kecil yang kira-kira penting untuk dibawa. Oh iya, pelajaran yang gue dapat dari browsing hostel..Kalau emang udah fixed dengan tempat nginepnya sebaiklnya langsung booked. Pengalaman gue menunda booked, ketika mau booked H-1 bulan penginapan yang kita mau sudah full!! Hehe...

Hal-hal yang harus gue ingetin, kira-kira:
  1. Kita pergi gak pake bagasi, so mau pake ransel / koper, please bear in mind berat nya gak lebih dari 7 kg. Maksimum cabin itu 7 kg.
  2. Cairan di cabin. Secara kita gak pake bagasi, diinget ya pembersih muka, sabun, parfum, dan toiletries lainnya botolnya gak lebih 100ml setiap botol dan dimasukkan kedalam transparent bag.
  3. Cuaca di Hong Kong lagi peralihan dari musim dingin ke musim semi. Kemarin gue liat di web antara 19 - 21 derajat. Posting temen gue baru-baru ini 17 derajat. Jadi jangan lupa jaket dan semacamnya. 
  4. Sepatu. Kenapa gue bilang sepatu, incase mau masuk ke Casino, gak boleh pake sendal. 
  5. International Adaptor. Gue confirm ke temen gue disana itu colokan 3 kaki, jadi charger blackberry jangan lupa diganti, eh bawa dua-duanya aja deh biar aman. (Ternyara dibeberapa hostel mereka justru nyedian colokan kaki 2 kayak di Indonesia, jadi biar aman tetep bawa dua-duanya).
  6. Saran gue sih bawa another pocket bag, maksudnya tas lipat.. In case bawain jadi tambah banyak pas pulang.
  7. Bawa tas kecil untuk nyimpen passport, duit, tiket dan dokumen lainnya.
  8. PULPEN!! Kind of small stuff tapi bantu banget buat isi imigration card biar gak gantian.
  9. Bawa obatan-obatan pribadi!!
  10. Tissue dan Tissue basah
Terinspirasi dari novel "Life Traveler" gue dan Wanda beli "Space Maker" untuk bikin baju" jadi lebih tipis dan nyisain banyak space dan beli "Flat Back Travel Pillow". Kedua barang ini bisa dibeli di Ace Hardware dan bisa di googling untuk masing-masing kegunannya.

Selesai itu semua, H-1 gue web check-in semua tiket jadi nanti pas di Bandara gak terlalu ribet sama check-in secara pas pergi kita semua gak pake bagasi, ceritanya "backpacker". Hal yang rutin gue lakukan adalah gue kirim nomor penerbangan gue + seat + take off time ke temen gue untuk semua penerbangan (dengan catatan, gue bilang ada kemungkinan gue akan tukeran dengan yang duduk didekat jendela ketika seat resmi gue gak disitu... hehe). Somehow it's just small thing to do that maybe useful for someone knowing your flight 

Hari H, gue post di facebook "a low-budget traveler yet 'boodschappen doen' lover and mmhm a dress-up flashpacker indeed". Hehehe --> Norak ya :p

Monday, September 26, 2011

Ho Chi Minh City - Vietnam - August 2010

Kalau diinget-inget banyak banget kejadian lucu diperjalanan ini. See how lah seberapa jauh ingetan gue.

Once upon a time in 2009, airasia launched its new destination to Ho Chi Minh City - Vietnam, directly from Jakarta. Suddenly in the middle of the  night, Giri asked me whether I want to go here or not? Hehehe, secara dibilang tiket PP nya cuma 180.000 saja! langsung lah gue ajak Nadia untuk beli tiket ini dengan dalil nothing to lose 180.000 (^_^).

Setelah kejadian ini awalnya kami gak inget kalau pernah booked tiket, tiba-tiba ada email itinerary yang bikin gue dan Nadia bingung! Hahaha, ternyata tiket ke Vietnam. Dan beneran gak ngeh sama tiket ini sampai H-2 bulan.

H-2 bulan masih bingung antara mau pergi atau gak? Waktu itu gue dan nadia masih kerja di KAP, jadi gak bisa mastiin boleh cuti atau gak. Nadia almost canceled this trip since she had work to do. At that time, I said to myself if I could take my annual leave I would go with or without Nadia. But finally, Nadia could make it. So, here is our story. 


Dudul #1 Sebelum berangkat : Tipikal orang yang takut kelaparan. Sebelum boarding kami makan dulu karena berpikiran gak mau makan di pesawat. Setelah makan liat Dunkin Donuts, kriyep-kriyep berpikiran akan lapar nanti di Pesawat jadilah kami beli itu donat. Setelah di pesawat, bosan di perjalanan akhirnya buka menu airasia. Udahannya niat makan sebelum landing karena berpikir nyari makan di HCMC malam-malam nanti susah. Baru 15 menit buka menu, berubah pikiran akhirnya pesen makan saat itu juga. Huahahaha! *geblek emang dah beduaan ama Nadia kalo soal makanan* :p
Perjalanan langsung ke Vietnam dari Jakarta itu 3 jam dan seinget gue gak ada beda waktu antara Vietnam dan Jakarta.

Dudul #2 Nyampe Tan Son Nhat Internatioanal Airport, kami bermaksud nukerin Dollar ke Dong. Entah kenapa, saat itu harusnya kami cari rate yang tinggi tapi malah minta rate rendah sama money changer nya! huahaha, untung money changer nya baik ngasih tau...hihihi...



Sampe HCMC kami langsung ke Pham Ngu Lao street, District #1 tempat Saigon Sport Hotel 3. Kami sudah booked dari Jakarta, jadi sampai sini gak perlu cari-cari lagi. Rate Saigon Sport Hotel 3 ini sekitar 150.000 / orang / malam (booking via hostelbookers.com).

HCHM city itu terbagi beberapa district. Pham Ngu Lao street yang ada di #District 1 itu merupakan daerah turis mancanagera. Banyak website penginapan yang menyarankan daerah ini. 

Sebelum tidur gue sama nadia sempet keliling daerah ini sekalian cari city tour untuk perjalanan besok dan tentunya foto-foto lah yaa walapun malam.. hahaha, eksis :p.

City tour kami namanya The Sinh Toursit, lokasi tour ini masih disekitar Pham Ngu Lao street. The Sinh Tourist merupakan tour agent terbesar di Vietnam yang menghubungkan wisata kota-kota di Vietnam dari Utara ke Selatan, dari Hanoi ke Mekong Delta. Ketika kesana gue nyari tour agent nya tanpa browsing, tapi kalau kalian mau browsing dulu bisa dilihat disini. Kinda recommended though!.

#1 Cu Chi Tunnel
Penjelasan cu chi tunnel bisa diliat disini. Cu chi tunnel sempet dikenal dengan sebutan negara bawah tanah.
Tunnel ini digunakan sebagai persembunyian masyarakat Viet Chong pada masa perang dengan Amerika. Jalan masuk tunnel ini sangat sempit, seukuran tubuh manusia. Tunnel ini terdiri dari beberapa level, ada 4 level kalau gak salah. Dan level paling atas udah diperbesar untuk kepentingan pariwisata. Dang! diperbesar aja itu pas gue masuk, berasa sesak banget. Hehe... Dibawah tunnel ini bener-bener seperti rumah; ada ruang makan, ruang belajar, dapur, kamar tidur, etc. Di desain sedemikian rupa agar Viet Chong bisa bertahan dibawah sini.
Inilah terowongan yang dibuat untuk melaraikan diri dari tentara Amerika.

It's just the real and the safest place to escape

#2 City tour 
Ini sih karena rada malas muter-muter sendiri jadinya ikutan city tour. Rada malu juga sebenarnya ama bule-bule lain, setelah tour cu chi tunnel mereka semua turun dan keliling kota sendiri. (^_^) cuma yaa karena udah terlanjur jadi diikutin aja ini tour. 
City tour ini yang gue inget cuma ketiga tempat Reunification Palace (Istana Negara), General Post Office, dan Notre Dame Church Cathedral. Hahaha sumpah gak penting banget ini city tour secara kantor pos dan gereja nya sebelahan, dan ternyata Istana Negara juga gak jauh dari situ, jalan kaki juga bisa...Hihihi.. pelajaran keliling kota itu sendiri aja gak usah pake tour, sayang budgetnya! :D

#3 Keliling Sendiri
Setelah city tour, kami masih punya waktu jadinya memutuskan keliling kota dengan berbekal peta yang ada. Tempat pertama War Remnants Museum berhasil kita datangin. Museum ini isinya barang dan foto jaman perang vietnam dan amerika. 
Ada satu hal yang menarik, museum ini memasang kutipan deklarasi kemerdekaan Amerika 4 Juli 1776 yang isinya "we hold these truths to be self-evidence, that all men are created equal, that they are endowed by their Creator by certain unalienable rights, that among these are Life, Liberty and the Pursuit of Happiness." dan persis disebelah deklarasi ini dipasang foto-foto kekejaman Amerika terhadap Vietnam, so ironic!.

Setelah dari war remnants museum kami mencoba mencari tempat yang namanya The building of People's Committee - di peta kayak gitu tulisannnya. Udah muter-muter, tanya ke orang sekitar gak ada yang tau. Akhirnya kita PD tetap muter-muter dan gak ketemu juga, ada kali kita muterin jalan yang sama 3x -ini dudul #3- sampai akhirnya mampir ke butik + makan ice cream. 

Malamnya kami mencari Trung Nguyen Cafe yang katanya terkenal banget. Jadi ini coffee shop yang juga ada main course. Belagu pesen kopi spesial yang ada gak keminum karena kopi hitam, asli pahit banget. Oh iya Vietnam juga salah satu negara yang terkenal dengan kopinya, disini ada beberapa coffee shop yang cukup terkenal, ya salah satunya Trung Nguyen Cafe ini. 


#4 Last Day
Saat nya belanja dan beli oleh-oleh, pastinya ke Ben Thanh Market. Kaaallaappp!! huahahaha... 

Disini tiba-tiba gue melihat post card dengan gambar The building of People's Committee. Refleks gue tanya nama gedung ini dalam bahasa Vietnam yaitu "Tru So Uy Ban Nhan Dan Thanh Pho". Karena penasaran, balik dari market kami naik taksi langsung ke gedung ini, di taksi gue tanya gedung dengan tulisan vietnamnya, dan Bapak ini langsung tau donkkk.. Oke, pelajaran ada baiknya di peta itu dicantumkan nama lokal dari lokasi-lokasi wisata.
Setelah sampai di sana, dudul #4, ternyata pas kemarin nyari-nyari sebenarnya kami udah nyampe gedung ini, gue mengenali pos satpam nya. Tapi dititik pos satpam itu instead of belok kiri, malah belok kanan. Naahh.. gak ketemu kan.. hehehe, tapi paling gak kami merasa cukup pintar untuk membaca peta..hohoho pembenaran (^_^).

Masih ada waktu sebelum pulang, kita nyempetin ke Woman Museum. Menurut gue sih gak ada yang special banget dari museum ini. Mereka bangun ini museum karena sangat menghargai wanita dan perjuangannya. Cerita perjuangan wanita vietnam saat perang amerika cukup terkenal sampai HCMC masuk jadi salah satu dari 7 destination for woman.
 
Setelah dari sini akhirnya kami memutuskan ke bandara.. Sebenarnya kita udah siap-siap pop mie buat dimakan sebelum berangkat. Dudul #5 Setelah check-in karena takut imigrasi nya lama, akhirnya kami memutuskan lewat imigrasi trus makannya di dalam. Sampai dalam ternyata susah dapetin air panas, akhirnya kita memutuskan ngasih pop mie ke OB dengan harapan sebentar lagi boarding dan kita makan di pesawat. Segera setelah kita kasih pop mie ke OB, ternyata pesawat di delay 1.5 jam. Doeng!! Bingung mau ngapain karena gak mungkin keluar lagi, mau beli mineral water baru sadar Dong vietnam nya udah habis. Gue dan nadia sampai ngoprek-ngoprek dompet nyari sisa-sisa Dong. Ternyata gak cukup juga. -.-" Jadilah kita bertahan kehausan 1,5 jam. Dan pas masuk pesawat baru ngeh, kenapa tadi kita gak beli makan dan minum pake kartu kredit aja yaa!!! aarrrghhh si dudul berdua ini, benar-benar dudul ternyata. Hahaha.

Sekilas tentang Ho Chi Minh City.
Seperti kebanyakan ibu kota lainnya, kota ini juga cukup padat dan riweh, terutama pengendara motor yang bisa dibilang lebih parah dari Jakarta. Sebelum berangkat sempat googling dan disebutkan kalau pengendara motor disini brutal dan ternyata bener. Kalo diibaratkan Pengendara motor disana seperti pengendara bajaj disini, semacam tidak punya aturan dan jumlahnya pun banyak banget. 

Tidak seperti di Jakarta, tempat tinggal disini unik menurut gue. Kalau dilihat dari luar mungkin lebar nya cuma sekitar 2 - 5 meter tapi tinggi ke atas, ada yang seperti rumah tingkat biasa ada yang semacam rumah susun. Gue ada lihat satu tempat tinggal yang lebarnya sekitar 2 meter tapi terdiri dari 3 tingkat keatas dan balkon untuk jemur di tingkat 4. Hihihi lucu.. Gak kebayang setiap hari harus turun naik tangga.

Oh iya, nilai tukar Vietnam secara nominal emang lebih rendah dari Indonesia, tapi secara value harga barang-barangnya gak beda jauh, jadi gak murah-murah banget juga.

Gak banyak yang bisa diceritain tentang vietnam karena waktu gue disana juga sebentar. Buat gue sih, bagaimanapun pengalaman perjalanannya, tetap aja menyenangkan.. hehehe. 

Sunday, September 25, 2011

Accidentally Kuala Lumpur 2011

Stupid mistake - Adrenalin challenge - Road blocked - Trapped in middle of Demo - Sentral closed

Kenapa accidentally Kuala Lumpur karena seharusnya gue gak punya trip ke Kuala Lumpur tahun ini kecuali untuk transit. Tapi karena banyak hal yang bikin trip korea batal, akhirnya gue memutuskan untuk ke Kuala Lumpur. Berbekal tiket pulang airasia dari trip korea ini, gue gak mau perginya naik airasia or budget air. Akhirnya gue searching Malayasia Airlines. Hahaha..buat gue, gak landing di Incheon tapi gue harus landing di KLIA dan sekali-kali non-bugdet air oke lah yaa (^_^)

It was not the first time for me visit Kuala Lumpur but this time it began with stupid mistake yaitu gue ketinggalan pesawat saja!!! Pesawat jam 5 pagi dan gue baru bangun 5 kurang 15 menit! cakep!! Bangun gak mikir mandi, cuma cuci muka sikat gigi ganti baju langsung keluar rumah...Hahaha!! Gak bisa mikir banyak selain ketawa, karena secepat apapun gue bergerak udah pasti ketinggalan pesawat. Sampai bandara gue ke office nya Malaysia Air dan menjelaskan keterlambatan gue dan dengan kebaikan Mr. Officer gue cuma dikenakan charge 50 USD dan naik pesawat berikutnya yang jam 11 siang. kadung niat traveling gue terima nasib aja musti ngeluarin duit tambahan dan mengubah rencana awal gue.

Landing di KLIA sekitar jam 2 waktu Malaysia atau jam 1 waktu Jakarta karena beda 1 jam antara Jakarta dan Kuala Lumpur. Entah kenapa gue seneng banget langding di KLIA, Airport nya bagus!! Hahaha norak.. Dan saat itu juga gue berniat untuk tetap landing di Incheon entah kapan :p . Sempet foto-foto sebelum akhirnya mencari immigration yang ternyata harus naik train bernama Aerotrain. Train ini mirip yang ada di Changi cuma perjalanan ke immigration lewat terowongan bawah tanah..keren! (baca : norak! :p). Cerita sedikit tentang KLIA, Kuala Lumpur International Airport is One of Best International Airport 2011 - Best Airport Immigration Service: Kuala Lumpur International Airport, which is capable of handling 35 million passengers, it is one of the first Asia Pacific airports to become 100% BCBP (Bar Coded Boarding Pass) capable, having a non-stop express train service to the KL City Air Terminal _ the non-stop trip between Kuala Lumpur and KLIA is 57km and takes 28 minutes. (Sumber : email teman gue, tapi gak tau sumber nya darimana..hehe..googling bisa kali yaa :p).

Kuala Lumpur International Airport

Friday, March 18, 2011

Short trip Singapore - March 2011 (1)

Mmhmm, karena yang ini masih fresh jadi dibalik aja ya dari yang terbaru dulu.
Singapore! yap, again!! hahaha,, kalo diingat termasuk yang sekarang ternyata gue udah 4x kesana (wuidih berasa tajir! Hahaha) padahal cuma numpang lewat doank.

Singapore kali ini berawal dari email Nadia dibulan desember 2010 yang bilang akan ada konser buble maret 2011.  Entah kenapa itu email ditujukan ke giri dan gue (halo!! kenapa gue yaa,,mmhm, karena gue mure!! :P). Tapi karena saat ini gue masih fresh banget jadi CPNS (belum malah, masih honorer! Hahaha), jadilah gue tidak bisa meng-iya-kan konser buble itu. Yang bisa gue iya kan cuma ikutan weekend disana, halah!! Jadilah itu tiket dipesen dan pas banget lagi ada promo tiger air, so tiket gue itu 77 SGD pp. Murah gak sih segitu!! murah kan yaa, yaa!! *nyari validasi* :P

Sebenarnya kenapa akhirnya gue meng-iya-kan, karena gue udah ngidam sepatu mondo dari bulan november 2010. Udah niat banget kesana, eh diakhir tahun yang punya tempat di spore sepertinya tidak bisa dikunjungi, yaa whatever the reason akhirnya gue menunda rencana spore 2010, jadi 2011.
Ternyata 3 bulan itu lama gak lama yaa.. hihihi.. deket2 hari H nya malah makin gak konsen kerja.. Halah norak! :P pas ditanya mau kemana aja, gue sebutin beberapa tempat yang emang pengen gue datengin :   
  1. Henderson Waves - jembatan yang terkenal di Singapore, eh harusnya sih terkenal ya, tapi pas gue bilang ke temen gue dia gak tau tuh tentang ini, atau emang udah kalah saing sama USS.
  2. Mondo - gue mau ke far east plaza, of course mau beli sepatu mondo.
  3. Bugis - karena thn lalu beli 3 kalung dan yang bertahan cuma 1, 1 putus 1 hilang jadilah pengen beli lagi :P *emangnya di Indonesia gak ada kalung apa ya?!, alesan aja*
  4. Nonton di Golden Village - ini awalnya karena pengen banget nonton Transformer 3 dan ketakutan kalau gak keluar di Jakarta (padahal kan ada DVD yaa!!)
  5. Marina bay sands - mall baru yang ada "venice" didalamnya
  6. Esplanade - masuk kedalam esplanade
  7. Mustafa  - mau tau harga kamera canon DSLR
  8. IKEA - karena belum pernah, hadeh! selama ini ngapain aja sampai belum pernah ke IKEA :P

Hari H

Karena status masih CPNS, mencoba irit mau naik travel x-tranz aja ke Bandara. Tapi emang karena gak pernah plan dengan baik, jadilah baru telpon itu travel jumat pagi dan ternyata udah full.  Karena PD suka ada yang cancel akhirnya after lunch gue telpon lagi, dan alhamdulillah dapet travel yang jam 4 ke Bandara Soekarna Hatta.

Bermodal ijin pergi jam 3 dari kantor, akhirnya gue naik ojek ke Kartika Chandra, pilihan yang tepat ternyata, karena sudirman jam segitu udah mulai macet.
Nyampe bandara sekitar jam 5-an lewat hampir set.6, itu karena cukup lama dari terminal 1 ke terminal 2, karena kalo travel itu ngikutin jalur angkutan umum yang banyak berhenti-berhenti nya (-.-"!). Tapi alhamdulillah sih masih gak telat.

Ke-dodol-an pertama gue hari itu, nyari counter tiger air yang katanya counter nomor 105. Gue nyampe di counter 40-an, pede donk jalan terus ke counter nomor besar, tapi pas nyampe 60-an gue tanya petugas bandara ternyata gue disuruh balik lagi. Berasa gak bisa ngitung gue jadinya, ini kan msih 60 pak sedangkan tiger air 105, tapi tetep dia nyuruh gue kearah sebaliknya. Dan oh a la, ternyata counter tiger itu ditengah-tengah dan emang nomornya loncat gitu.. hadeh (-.-"!)

Ohya, baru tau kalo fiskal udah bener-bener dibebasin ya. Soalnya abis check-in  gue gak harus urus bebas fiskal lagi, tapi bisa langsung ke imigrasi.
Setelah ngelewatin imigrasi, gue langsung nyari mushola buat sholat. Secara batere bb gue udah merah dan gue gak nemuin tempat charge, jadilah gue nunggu boarding di mushola demi change bb..hahaha.. sounds like gak penting ya! tapi penting buat gue, karena nyampe changi gue kudu ngabarin temen gue yang jemput, karena kalau gak gue gak akan bisa kemana-mana. "No dollar dan no ez-link" :P

Nyampe di changi..ini changi nya jangan berharap changi terminal 2 yang terlihat sangat besar dan bagus itu yaa.. hahaha, ini cuma sebatas bugdet terminal, yang sangat sederhana sekali..tapi paling gak, udah landing di Singapore kan yaa, dan ternyata gue gak dijemput langsung di terminal 3, geblek!,, gue disuruh ke terminal 2 naik shuttle bus, untung gampang petunjuknya :P

Kita akhirnya naik bus ke apartment temen gue yang baru didaerah Bishan..gue hampir gak bisa bedain sama yang di Yishun, karena tipikal gedung apartment nya sama aja..katanya apartment yang baru ini dekat dengan mall namanya "Junction 8" nah pas banget dah tuh gue lapar, akhirnya kita makan malam eh supper lebih tepatnya, karena itu udah jam 12 malam waktu sana.

Thursday, March 17, 2011

Short trip Singapore - March 2011 (2)


Biar bacanya gak pusing jadi dipisah aja ya..hehe (^_^)

Balik nonton itu udah sekitar jam 2an malam..mmhmm, tepar sangat tentunya! pulang mandi, sholat langsung tidur dan niat bangun pagi biar gak kesiangan ke Henderson Waves pun gagal! Hahaha :D

Day 2
  • Henderson waves, yup finally HENDERSON WAVES, hahaha. Niat jalan kesini jam 7 pagi pun gagal karena kita baru bangun jam 8 pagi + musti packing dulu. Setelah siap-siap liat temennya buka laptop bukannya mandi mau marah! Tapi, gak jadi marah waktu tau yang dia buka peta ke Henderson Waves, oh my sampe gue tweet "Happy, when he was trying to find way to Henderson Waves".  Makasih ya gir!.  

Henderson Waves - At 36 metres above Henderson Road, Henderson Waves is the highest pedestrian bridge in Singapore. It was built to connect the two hills of Mount Faber and Telok Blangah Hill.The bridge has a unique wave-form made up of seven undulating curved steel “ribs” that alternately rise over and under its deck. The curved “ribs” form alcoves that function as shelters with seats within. Slats of yellow balau wood, an all-weather timber found in South-East Asia, are used in the decking. Look out for carvings on the slats marking the height you are at on various points along the bridge. The wave-forms will be lit with attractive LED light from 7pm to 2am daily, giving the bridge an illuminative glow.

Lengkapnya klik ini aja.

Sebelum ke Henderson Waves kita sempet sarapan dulu di Toast Box karena kata si Giri itu tuh kayak jogging track dan banyak orang kesana sekalian olahraga, ditambah access kesana yang nanjak-nanjak bukit. Hadeh (-.-") udah kebayang malasnya deh, tapi demi pernah ke itu jembatan gue harus tetap semangat!. Eh iya, sebenarnya gue pen sarapan Prata, beneran pengen..ngidaamm!!! tapi tempat nya rada jauh, bisa2 kesiangan ke si jembatannya. Trus kan emang dasar nya gue + Nadia selalu deh, ketakutan kelaperan. Pas pesen, liat makanan orang sedikit porsi nya, langsung setiap pesesnya di-double! Hahaha, udah-an nya kebayang kan, ampe mau muntah ngabisinnya..Hahaha!!

Setelah makan, kita baru jalan sekitar jam 11 (mmhmm, klau gak salah yaa).  Naik MRT sampai Harbor Front. Trus naik taksi!! hahaha, taksi donk, karena kita gak mau naik bus..karena gak ada bus yang bener2 kearah sana + jalannya nanjak.. malas!! Pas nyampe Mount Faber, tergoda sekali untuk naik cable car..tapi mahal!!! huhuhu..lagipula sih giri takut ketinggian masa! Hahaha, baru tau gue :P. Dari tempat cable car itu musti jalan lagi ke Henderson Wavesnya, dan itu lumayan + panasss!! Untung gak jadi pake dress batik, hampir aja SALTUM!I itu pun udah saltum, orang-orang pake pake kostum olahraga + sepatu kets, lha gue pake jins, baju double2 secara berjilbab + kacamata. Hahaha, turis abbiiss!! (^_^). Buat temen-temen yang mau ke Henderson Waves disarankan memakai baju casual, kalau perlu kaos + celana pendek! boleh lah bawa kacamata buat tetap gaya! :P.

Pas nyampe Henderson Waves nya, ternyata gak seindah yang dibayangkan. Deck jembatannya terbuat dari kayu, tapi desainnya waves nya dibuat dari baja. Pas dirumah gue google lagi, ternyata itu jembatan bagusnya kalau malam, glowing in the night. According to the web above "The wave-forms will be lit with attractive LED light from 7pm to 2am daily, giving the bridge an illuminative glow. " Hohoho, lain kali malam apa kesitunya..mmhmm tapi agak scary juga mengingat access kesana rada-rada kayak hutan.