Showing posts with label Yogyakarta. Show all posts
Showing posts with label Yogyakarta. Show all posts

Wednesday, October 29, 2014

Vertical Caving & Heritage Story


Jomblang Cave & Sendratari Ramayana Theatre– September 2014

Yeay I was back again to Yogyakarta. This time’s plans were to visit Jomblang Cave and watch Sendratari Ramayana in Prambanan temple.
So, who was your travel friend this time, Ri? Mmhm seriously? Are you asking me this question? I think that was rhetorical statement, you guys know lha with whom I traveled. Bwhahahhaha :P

As usual we were going to take train again and again (kere apa gimana sih gak pernah naik pesawat ke Yogya ;P). Taking Senja Utama Solo on September 12, 2014 from Pasar Senen Station, we left at 20.55 and arrived at 6 o’clock in the morning at Yogyakarta Station on September 13, 2014.



Goa Jomblang is a vertical cave with the forest inside, and located around the Kidul mountain area. It links to Grubug cave which has a “ray of light” or “Heaven Light” when you come before noon. It wasn’t easy to visit Goa Jomblang alone; we needed to book the agent to prepare us for everything needed such as rope and safety stuff to touch the ground of Jomblang Cave. It cost us 450k IDR per person (including lunch). Expensive huh, yet it was worth the price later on.

Being picked up by our driver early in the morning, we directly headed to Jomblang Cave. The directions from the agent weren’t clear enough. There’s also no sign on the way to get there. Fortunately our driver knew the area although we still needed to asked local people to find the place. We needed to turn right after the school, said the agent, and you know what? The road was really bad! Extremely bad! The agent said it was only one kilometre after the school, yet it turned out more than 1 km. We needed to drive over the cashew farm with the broken road. It took around 2 hours and half to get Jomblang Cave from station.

Sunday, September 28, 2014

Failed Flying Lantern

Yogyakarta., Magelang - May 2014

The second Arisan movie! yes it was the movie that encourage many people to come to Borobudur to see flying lanterns on the Vesak day. Me also becoming one of those people. Provoking by a friend I finally booked a train ticket to Yogyakarta. 

Taking Senja Utama Yogya from Pasar Senen Station on May 24, 2013, We arrived at 5 o'clock in the morning at Yogyakarta Station. It was May 25, 2013, The Vesak day, this is the feast day for Buddhist. Well, May 25, 2013 was being unforgettable moment for tourism, Here's come the story.....

We took a bus from terminal ... to terminal ... (shamed on me that couldn't easily remember a name -.-). Taking bus to Magelang from Yogyakarta took us around 2 hours, from Magelang bus terminal we continued taking another bus to Borobudur and go straight to our guesthouse. 



While waiting another friends to come we decided to sleep! hahahaha... 2 hours sleeping was a good thing to start a long day... 

It's 1 o'clock in the afternoon and we had our lunch. The restaurant was really close to the gate of Borobudur, so we walked while waiting for procession. It was really crowded! totally crowded with the domestic tourists as well as foreigners, standing applause for Arisan movie who had successfully brought many tourists to Borobodur on the Vesak day! *sad smile*

Wednesday, January 9, 2013

Demi tugas persabahatan

Yogyakarta - September 2012

Demi tugas persabahatan! Itulah tujuan gue ke Yogya kali ini.....
Teman dekat gue yang nama nye Koen Utomo (minta disebut ini orang namanya!) nikah dan karena yang lain gak ada yang bisa, jadilah gue dan Nadia menjadi wakil dari pertemanan SMA sekaligus menghantarkan piala... *semoga setelah ini gue ketularan, aamiin* --> curcol :p

Sunset from The Rich Hotel
Berhubung agak kere abis pulang dari Kamboja, jadilah gue ke Yogya naik kereta. Naik kereta bisnis instead of kereta ekonomi AC. Maakk, terakhir naik kereta akhir tahun 2008 dan dari Bandung doank... hihihi :)


Naik kereta malam yang dari stasiun Senen ke stasiun Tugu. Tempat duduk sebelah gue kosong, harusnya ditempatin Ronny, tapi mendadak dia harus ke Ternate..Alhamdulillah jadi lega bisa tiduran.
Gue keinget kata-kata si Bapak Malaysia waktu di Siem Reap "Naik kereta itu lebih menyenangkan, kalau kita jalan-jalan antar gerbong kita bisa memperhatikan kegiatan banyak orang" . Tapi karena saat itu kereta malam... Gak jugalah gue jalan-jalan antar gerbong.
Entah kenapa ketika berangkat kereta keliatan lenggang gak banyak orang, tapi ditengah-tengah ketika kebangun dari tidur ngeliat banyak orang yang tiduran di Jalan. Wondering sebenarnya mereka itu dapat tempat duduk gak yaa?
Gue gak tau kalo kereta siang hal ini akan kejadian atau gak sih.. Ketika berhenti disuatu stasiun yang gue juga gak liat itu stasiun apa..tiba-tiba jendela gue diketok-ketok..wuiihh parno donk gue...ngeliat keluar jendela gelap bener kayak gak ada siapa-siapa.. makin deg-degan.. tiba-tiba muncul kepala anak kecil!! Yassalam hampir treak kaget gue.... itu anak kecil ternyata minta duit... Ya kali minta duit kayak gitu ada yang ngasih.. serem amat! -__-

Sampe di stasiun subuh lanjut ke penginapan. Urusan penginapan beres lah disini karena kami dikasih menginap di The Rich Hotel di Jl. Magelang Km.6. Hotel baru group Sahid.

Pantai Sundak

Pantai Indrayanti

Akad : Koen Utomo Koesno Teguh Pangroso dan Marantha Sylvia Ningrum ..Saahh ya Koen!! :D

Selesai acara akad gue dan Nadia mau keliling donk tentunya... Jadilah diputuskan ke jajaran pantan Gunung Kidul, salah satunya Pantai Sundak (biar bisa coret travel wish list..hihihi *penting*). Menurut gue pantai di Jajaran Gunung Kidul ini cukup bagus dan most likely sih mirip-mirip yaa... Pantainya banyak tinggal cari mana yang sepi ajah..Kalau yang populer Pantai Baron dan yang direkomendasikan teman itu ke Pantai Siung dan Pantai Pok Tunggal tapi sayang gak sempet kesini. Bisa liat Gunung Kidul Tourism untuk info lengkapnya. 


Candi Prambanan

Candi Prambanan
Out of nowhere, gue pengen ke Candi Prambanan (efek abis dari Angkor Temple, Siem Reap). Hasilnya Candi Prambanan masih lebih bagus dari Angkor Temple, pun kalau Ankor Temple dibandingkan dengan Candi Borobudur, padahal arsitektur Angkor Temple dan Candi Borobudur sama lho *penting*. Seperti yang udah gue bahas dipostingan Siem Reap, entah kenapa pahatan batu di Angkor Temple udah banyak yang pudar padahal candi ini dibangun lebih belakangan daripada Candi Prambahan dan Candi Borobudur.

Candi Prambanan
Malamnya ke resepsinya si Koen donk tentunya dan karena gue sakit kepala, jadinya malam itu kami istirahat gak pergi kemana-mana.
Hari terakhir cuma ke Pasar Beringharjo, Malioboro dan Taman Sari Keraton. Karena gak ada angkot transportasi yang kita gunakan mulai dari taksi ganti ke Andong lalu ke Becak.. assekkk! :D

Entah kenapa si Nadia gak suka banget sama Taman Sari. Bukti penindasan terhadap kaum perempuan katanya. Hehehe...Tapi sekarang memang fenomena yang dianggap sebagai penindasan kaum perempuan sudah dihapuskan sih.. Sekarang tempat ini hanya dijadikan tempat wisata..

Taman Sari Keraton Yogya

Gagal ke House of Raminten!!

Dan sebenarnya gue pengen bangen ke Kaliurang walaupun banyak yang bilang masih banyak sisa-sisa meletusnya gunung Merapi. Tapi karena gue orangnya kepengenan banget jadi setelah Nadia ke Bandara, gue ke Kaliurang sendiri naik taksi. Karena keterbatasan waktu gak sampai Kaliurang atas sih.. cuma sampai disuatu kali yang udah kering dari sisa-sisa gunung meletus. Baiklah next time harus bisa ke Kaliurang, still put this on my list.

Pergi masih ditemenin Nadia. Pulangnya sendirian karena Nadia kapok 10 jam lebih naik kereta jadinya lebih milih naik pesawat.. hahaha :p

Pulang naik kereta sendiri seru juga ternyata tapi harus super duper hati-hati buat barang bawaan.
Lalu lalu disebelah gue ada Bapak sekitar umur 30-an yang telepon mulu sama cewek (diguga cewek ini adalah pacarnya). Sebenarnya gak ada masalah sih dengan teleponnya, tapi yang bikin gengges dia sambil foto-foto sendiri trus sepertinya itu foto dikirim ke ceweknya. Nah, ABG banget gak sih... Woy udah malem kali mas! .. *sewot yang sebenarnya sirik* Hahaha x))

Berhubung kereta malam, jadi sepanjang perjalanan did nothing but sleep! Welterusten allemal.