Showing posts with label Random. Show all posts
Showing posts with label Random. Show all posts

Thursday, March 5, 2015

mijn perfecte bemiddelaar

Kemarin kantor gue sedikit heboh karena surat dari Kementrian Keuangan yang ternyata tentang "Pemberhentian Dengan Hormat Atas Permintaan Sendiri Sebagai Pegawai Negeri Sipil Kementerian Keuangan dan Beralih Menjadi Pegawai Otoritas Jasa Keuangan".

Mhm, entah kenapa daripada posting di Path gue lebih milih nulis blog karena somehow gue jadi pengen cerita perjalanan pekerjaan gue yang akhirnya sampai di Lembaga yang bernama Otoritas Jasa Keuangan ini.

Waktu SMP gue pernah nanya ke temen deket gue, kira-kira pembicaraan seperti ini:

Me : Na, bokap lo kerja dimana sih?
Dina : Bank Indonesia
Me : ooh, kerjanya ngapain? 
Dina : Gak tau sih, bagian ekonomi ekonomi gitu
Me : ooh *manggut-manggut* gue mau ah kerja kayak bokap lo
       (padahal mah gak ngerti itu ngapain kerjanya)

Dan dengan banyak pertimbangan akhirnya gue ngambil jurusan Akuntansi ketika kuliah.

Tahun 2006, selesai kuliah berujung menjadi budak per-KAP-an dengan title banci antara auditor dan konsultan di Deloitte.

Tahun 2007, gue ikut proses PCPM Bank Indonesia, udah sampai tahap test kesehatan, one step closer tapi ternyata gue gagal. Belum rejeki kerja di Bank Indonesia.... Saat itu gue sedih banget, tapi ya udah lanjut aja kerja di KAP toh baru 1 tahun juga. 

Sebenarnya tahun 2007 ini juga gue sempet diminta apply sama mantan bos ke Conoco Phillips, udah gue ikutin prosesnya udah tinggal nego gaji tapi gue galau. Gue baru 1 tahun kerja di KAP belum dapat banyak ilmu. Di Conoco gue di Divisi Accounting & Finance tapi bagian training. Entah kenapa hati kecil gue masih minta "stay", akhirnya dengan berat hati gue tolak itu tawaran.

Tahun 2008, gue ikut lagi proses PCPM Bank Indonesia tapi kali ini udah gagal di awal. Entah kenapa waktu itu banyak gak lolos seleksi administratif. Saat itu sih BI ganti vendor untuk proses seleksi ini, banyak yang bilang sistemnya aneh. Buat gue, ya udah emang belum rejeki kerja di BI

Nah di tahun ini juga lagi-lagi gue dapat panggilan dari Conoco Phillips, CV gue masih disimpen ternyata (agak bangga sih untuk yang satu ini). Jadi ketika gue lagi di klien di Dataran Tinggi Dieng sana yang dinginnya gak santai, tiba-tiba gue dapat telepon dari temen (dulunya kerja di Deloitte juga), la la la la dia nawarin gue lagi untuk masuk Conono. Dia cerita ketika lagi diskusi tentang kebutuhan staf, tiba-tiba bos dia ngasih 1 CV ke meja dia, dan ternyata itu CV gue. Temen gue bilang ke bos nya, dia kenal sama gue, jadi dia minta untuk "merayu" biar masuk Conoco. But too bad, gue lagi excited kerja di KAP (efek mau bootcamp ke Pattaya, Thailand.. Hahaha cetek). Saat itu kerjaan gue lagi banyak banget dan daripada gue mengulang kesalahan yang sama udah ikutan proses tapi ujung-ujungnya gak diambil, mending dari awal gue mengundurkan diri. Akhirnya gue tolak lagi itu Conoco Phillips *abis ini gue di blacklist dari Conoco :p

Tahun berikutnya gue udah nyerah, gak lagi ikutan proses seleksi PCPM Bank Indonesia. Selain karena kerjaan udah hampir membuncah, umur gue juga udah gak bisa ikutan.

Tahun 2010, tahun dimana gue udah eneg lelah letih lesu sama per-KAP-an ini. Mulai lagi nyari-nyari kerjaan, sempet dipanggil Arghajata tapi gak cocok salary (ujung-ujung nya materi juga, yaa kerjaanya sama sih yaaa......). Padahal kalo di kantor ini gue bisa satu kantor sama mantan gebetan pas kuliah yang sekarang lagi kuliah di University of Cambridge #lha *salah fokus semua ini*... Hahaha he made it eventually (^___^)

Tahun 2010 juga si gue yang selalu say a big "NO" to PNS, akhirnya menyerah nurutin permintaan nyokap untuk ikutan test PNS ini itu....
  • CPNS DKI cuma ikutan daftar online, dengan pertimbangan cetek "gak mau pake seragam"... akhirnya gak gue lanjutin .. asliek cetek banget pertimbangannya
  • CPNS BPK udah sampai test ke 3 (kalau gak salah), tapi mungkin karena gue setengah hati jadinya gak lolos juga
  • CPNS Kemenkeu, kali ini menyerah dan ngikutin dengan sepenuh hati setiap prosesnya. Alhamdulillah gue keterima (doa emak gue yang gak mau anaknya kelamaan kerja di KAP)
Sempet galau juga, tapi akhirnya gue pake pertimbangan "kesempatan gue jadi CPNS Kemenkeu cuma ada sekarang, toh kalau gue gak betah bisa balik lagi ke KAP".

1 Desember 2010 gue resmi jadi CPNS Kementrian Keuangan Direktorat Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK).

John F Kennedy : "And so, my fellow Americans, ask not what your country can do for you; ask what you can do for your country." Bismillah.. and I will land my feet on JFK International Airport, "someday" :D ~ facebook 1 Desember 2010.

31 Desember 2013, status PNS gue habis karena Bapepam-LK udah gak lagi dibawah Kementerian Keuangan melainkan lembaga sendiri dibawah naungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Saat itu gue berpikir God is Great. Tuhan mendengarkan doa gue, walaupun dengan cara yang berbeda tapi Tuhan tetap ngasih jalan untuk keingin gue yang terbesit dari SMP. Kalaupun 2007 gue diterima di BI, 2014 kemarin gue juga kan bergabung dengan OJK dengan orang dan perilaku yang berbeda, yang mungkin menjadi orang yang gue anggap arogant sekarang. There is always blessing in disguise.

Dengan cara ini Tuhan ngasih gue kesempatan hampir 5 tahun mental gue digembleng di KAP, pekerjaan dengan jam kerja yang tidak menentu setiap harinya, ngasih gue kesempatan belajar banyak dan kenal sama orang-orang luar biasa.

Tuhan ngasih kesempatan untuk masuk ke ranah yang selalu gue bilang "NO", menjadi PNS Kementrian Keuangan. Lagi-lagi awal masuk sini gue dikasih pembelajaran financial management. Gimana cara bisa survive setiap bulan dengan hanya 900.000, ngerasain dikasih gaji cash dan pake antri banget .. Hahaha moment-moment itu.. Bahagiaaaa.....

Luar biasa pengalaman di Kementrian Keuangan. Unforgettable moment di Prajab... Ketawa hampir tiap hari karena kelakuan ajaib temen-temennya... walaupun menorehkan noda di saat terakhir Bapepam-LK menjadi bagian di Hari Oeang *piss Bapak Bapak Ibu Ibu....  video youtube itu akan kami kenang selalu  :p


1 Januari 2014 resmi sudah jadi pegawai OJK, terima kasih Kementrian Keuangan untuk 3 tahun 1 bulan. You're my perfect intermediator ~ mijn perfecte bemiddelaar.

Tuesday, February 10, 2015

Traveldoskop #2014

Woohooo hari gini baru sempet bikin traveldoskop 2014.. hehehe, gpp better late than never lah yaaa..

#1 Bangkok (Shopping, Wat Arun, Asiatique & Ayutthaya) ~ Januari 2014
Awal tahun gue pergi ke Bangkok dengan tujuan utama belanjaaaaaaaaa.....asliek niat bawa koper demi belanja belanji. Gue juga berniat sangat untuk gak lagi-lagi melewatkan Wat Arun, ini link nya The Magic of Wat Arun. Sayangnya saat itu gue terjebak dalam demo besar di Bangkok, jadilah niatan belanja belanjinya belum puas *pertanda harus datang lagi 

#2 Cianjur (Situs Megalitukum Gunung Padang, Curug Cikondang) ~ April 2014
Serruuuuuu cerita perjalanan ini pernah ditulis disini Salah Satu Peninggalan Tertua itu ada di Indonesia

#3 Big Trip (Mesir, Yordania, Yunani dan Turki) ~ Mei & Juni 2014
Belum sempet bikin cerita banyak, baru ada cerita Shits happened in Egypt dan No, you can't go to Athens, you go back to Amman, juga tentang visa visa oh visa

#4 Padang (Maninjau, Talu, Istana Pagaruyung, Pulau Pagang & Paralayang) ~ Juli 2014
Sebenarnya ini sih mudik, tapi sekalian halan-halan. Kejadian tak baik pun menimpa ketika paralayang HP gue hilang :((, cerita lengkap menyusul.

#5 Yogyakarta (Goa Jomblang & Sendratari Ramayana) ~ September 2014 
Yeay balik lagi ke Yogya..... cerita tentang perjalanan ini Vertical Caving & Heritage Story

#6 Bandung (Tebing Keratorn) ~ Oktober 2014
Hahahaha random banget ini tiba-tiba kepengen ke Tebing Keraton, ini ceritanya Just a Random Traveler

#7 Palembang ~ Oktober 2014
Kondangan temen plus halan-halan mengunjungi tempat Al-Qur'an terbesar di dunia dan kampung tempat asal muasal mpek mpek Palembang. 

#8 Singapore (Trick Eye Museum & USS) ~ Oktober 2014
USS Horror Night dengan gratisan... Hahaha. Ada rencana sih pengen nulis tentang USS Horor Night, semoga cepat terealisasi. Sebelumnya bingung mau kemana, akhirnya ke Trick Eye Museum yang baru buka di Sentosa .. hihihi seruuuu.

#9 Lombok (Kerjaaaaaaaaa) ~ November 2014
Karena kerja sih kesininya, tapi yang penting udah pernah ke Lombok :P

#10 Belitong ~ Desember 2014
Yeay finally!!! Another wish list :')


Alhamdulillah 2 bucket list utama gue tahun ini tercapai yaitu Petra di Yordania dan Belitong. Terima kasih ya Allah semoga di tahun 2015 ini wish list lainnya tercapai, terutama nikah .. Aamiin ya Allah

Hi hello 2015....

Saturday, January 3, 2015

Dari Yang pernah bercita-cita jadi Menteri Pariwisata

Abis membaca tulisan dari beberapa travel blogger yang intinya tentang surat terbuka untuk Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, kritik dan saran untuk kemajuan pariwitasa Indonesia dari mereka-mereka yang cinta Indonesia dan peduli akan pariwisata Indonesia.

Dan gue jadi keikutan pengen nulis, iya emang anaknya ikut-ikutan. Tapi tulisan ini bukan tentang surat terbuka, cuma tulisan dari bocah yang pernah bercita-cita jadi Menteri Pariwisata. Hooh aneh emang cita-citanya, sampai ketika di facebook ada semacam games “how well do you know me?” hal ini gue jadiin pertanyaan, “gue mau jadi menteri apa?” .. Banyak yang salah jawab ketika itu, gue yang berlatar belakang pendidikan sebagai akuntan diduga ingin menjadi Menteri Keuangan.. Hahaha, salah besar saudara-saudara! :P Well currently I trapped as a government slave instead yang masih senang jalan-jalan dan sedikit menulis.

Travelling hari gini makin trendy yaa, semacam ketinggalan jaman kalau long weekend cuma di rumah.. *iya ini gue juga masih sering merasa kayak gini kok* .. Hahaha. Apapun alasannya semakin banyak orang yang jalan-jalan. Ah menurut gue orang dari dulu juga jalan-jalan sih, cuma saja dulu teknologi belum secanggih sekarang yang seluruh dunia bisa tau kita lagi kemana ama siapa #eh . Dulu bukti sebuah perjalanan hanya bermodalkan kamera film yang kudu cetak baru foto bisa dilihat dan itupun hanya kita sendiri yang menyimpan, cuci cetak aja mahal, boro mau cetak lebih buat dibagi ke orang. Hahahahahaha.... 

Kalau ditanya kenapa sih Ri, segitunya pengen jalan-jalan terus. Jawaban pertama pasti “PETA”. Kenapa gitu? Iya karena seinget gue (sebelum gue dibelikan majalah Bobo, komik donal bebek, sampai majalah kawanku & gadis) buku pertama yang dibuka Papa didepan mata gue itu ATLAS INDONESIA & DUNIA, dan Atlas ini masih gue simpan sampai sekarang padahal gue yakin itu negara banyak yang udah berubah, secara di Atlas itu Russia masih disebut Uni Soviyet.

Thursday, December 25, 2014

Eternal Sunshine of The Spotless Mind.

Ada yang tau film itu? Itu salah satu film favorite gue, kalo kata wikipedia sih ini. Intinya ini film tentang gimana menghapus kenangan tentang hubungan dengan seseorang, but at the end it won't work. Some say "when it's a heart's call, you just can't deny".

Entah kenapa gue memilih judul itu untuk tulisan ini, tulisan yang sebenarnya akan mencerikan tentang fase saturn return yang gue alami menjelang umur gue berubah ke kepala tiga. Inget tulisan sebelumnya disini. Kalimat menempa mental supaya menjalani kehidupan dengan cara terbaik di usia mendatang, nampaknya itu yang terjadi sama gue.

Beberapa tahun lalu, gue pernah mengalami fase "the lowest point of my life". Iya itu fase dimana gue pengen banget ilang ingatan untuk satu hal itu karena "it's so damn hurt". Lalu gue pernah nonton di The Good Doctor (korean drama.red), dimana si dokter yang mengalami autisme dan kejadian buruk pada masa kecilnya bilang "saya gak mau melupakan masa lalu saya walaupun itu menyakitkan, karena ketika saya berusaha sangat untuk melupakannya, memori sel otak akan kenangan baik bersamanya  akan hilang juga.  Saya cuma punya memori itu tentang Ibu saya, jadi saya gak mau melupakannya". Gue berasa 'deg'.. Iya ya mungkin karena itu gue bisa dibilang gak inget banyak hal tentang kejadian-kejadian yang terjadi beberapa tahun belakangan terutama sejak 2007. Berusaha sekuat tenaga untuk gak inget-inget bikin gue justru melupakan memori baik yang yang juga terjadi pada masa itu.

Tuesday, October 7, 2014

Just a Random Traveler

Tebing Keraton & Blue Doors Coffee, Bandung - Oktober 2014

Yes I am a random traveler. Gue memang benar-benar random. Jadi kemarin itu gue ada meeting di Bogor. Hari itu hari jumat yang gue tidak berniat nginep karena awalnya mau les dan gak ada nyokap jadi gak ada orang di rumah. Tapi mendadak gue random................

Random #1
Gue whatsapp wanda dan bilang "Wa, lo nginep di Bandung? ke Tebing Keraton yuks". Gue rasa sih wanda speechless (eh harusnya dia udah bisa sama ke-random-an gue). Dia cuma bilang "ya udah lo kesini aja dulu". 

Sembari makan malam, sembari cari travel ke Bandung. Agak susah juga cari travel jumat malem karena biasanya udah full booked. Akhirnya gue memutuskan usaha terakhir yaitu naik bus dari terminal Baranang Siang Bogor, kalo emang gak dapat juga berarti emang belum jodoh ke Bandung malam ini. Lucky me! bus-nya ada dan siap jalan. 

Random #2
Novel sama mp3 gue ketinggalan, jadi selama perjalanan gue gak ada hiburan, Alhamdulillah gue anaknya ngantukan, jadi yaaa tidur aja.. hahaha, cuma yaaa pas gue bangun, taraaaa.. masih di tol dalam kota --.-- Jakarta oh Jakarta!

Bus ini menuju terminal Leuwi Panjang. Ketika udah keluar tol gue mulai nyalain GPS gue untuk cari tau lokasi Hilton hotel Bandung. Di suatu perempatan si bus belok ke kanan yang mana kalo gue liat GPS itu malah menjauhi arah ke Hilton. Akhirnya gue memutuskan turun di situ, fyi itu udah jam 12 malam. 

Gue tanya bapak-bapak arah ke Hilton atau Stasiun kalo naik angkot, eh si Bapak malah nyaranin naik taksi aja. Dalam hati gue, yailah pak kalo naik taksi juga mah gue gak perlu nanya... hehehe...eh tapi mungkin dia bingung juga kali yaa "mau ke hilton kok nya naiknya angkot :p" .. Hahahahaha

Akhirnya gue nyebrang ke tempat angkot ngetem dan naik angkot yang mana gue tetap harus nyambung lagi. Di suatu pertigaan gue disuruh turun dan nyambung angkot lain. Have no idea sih gue angkot apa yang harus gue naikin, pokoknya yang jurusan stasiun, iya stasiun Bandung karena Hilton deket stasiun.

Tapi dari beberapa angkot yang lewat belum ada yang menuju stasiun sampai ada satu angkot yang bukan tujuannya tapi mau ngelewati stasiun dan akhinya malah nganter gue sampai depan Hilton. Thanks to si Bapak Supir. Oh iya sebelum turun gue sempet ngobrol sama si Bapak tentang Tebing Keraton, menurut si Bapak lebih murah naik taksi daripada sewa angkot.

Saturday, September 6, 2014

A glimpse of distraction

It's just a glimpse of distraction and it's just happened.

It was somewhere in June, 2013 when he and I first met. We are just friend. We are not even close to each other, bahkan perkenalan kita absurb. Remember my story when I said "gak pernah terpikir saat itu akhirnya gue berani ngomong cuma dengan pancingan yang bikin senyum, pun gue gak pernah berniat cerita lagi ke siapa pun". Pertama kali janjian pergi karena gue minta bantuan untuk urusan temen gue. Entah gimana ceritanya dia memberanikan dirinya untuk gue bisa curhat sama dia, dia bilang "gue tuh jadinya lebih deket sama elo kali, Ri daripada si X". 

Well, ya saat itu memang yang akhirnya gue ceritain hanya garis besarnya aja. Then come another day ketika gue nemenin dia nulis untuk buku barunya. Without much talking, I just sat in front him watching he's writing. Dan tiba-tiba dia "curhat" (sebenarnya nih anak ngarepnya gue yang curhat..Hahaha). Tapi entahlah saat itu gue gak mau bahas apapun lagi. It's like my gesture said "can we change the topic?". I guess he understood!

Tapi kekuatan gue untuk gak curhat cuma sebentar, semakin malem gue makin gak tahan untuk cerita (yaa, dipancing mulu sih yaa.. jadi bawaannya pengen meluruskan aja tuh cerita.. hahaha). Kala itu hari minggu di bulan Ramadhan yang akhirnya kita sepakat untuk sahur bareng sambil gue terus bercerita apa yang sebenarnya terjadi ketika itu. Anak ini cuma manggut dan bilang "gue baru tau kalo ceritanya segitunya", gue lanjutan dengan "apapun yang lo denger dari gue, gue gak minta elo mengerti bahkan memihak gue. Gue masih sanggup kok untuk membela diri karena gue tau gue gak salah (<--- anaknya gengsinya tinggi). It was midnight then I finally said "makasih yaa udah dengerin gue ceritaaa, asliek gue gak berhenti ngomong", hahaha... and he said "anything for you, Ri" 

Friday, August 15, 2014

One Fine Day

One fine day and a short deep conversation

X : Apa kabar hati?
Y : Masih gini2 aja, ingin menjauh tapi masih enggan
X : Masih galau?
Y : Gak tau ya galau atau gak
X : Kamu cuma cukup berdiam diri. Dalam hening kamu bisa mendengar suara hati kamu. Kalau sudah tau kamu akan lebih kuat melangkah dan memutuskan. Nanti juga ada waktunya pengen menyendiri. Sekarang kalo masih setengah-setengah percuma.
Y : kalo ngobrol sama kamu berkaca-kaca selalu.
X : Mungkin aku semacam cerminan hati kamu. Aku suka gak sabaran, dan pengen nyeret kamu untuk ngomong jujur.
Y : Emangnya aku kurang jujur apa sama kamu
X : No no jujur sama diri kamu sendiri. Aku kalau liat kamu tuh kayak aku yang dulu, tapi kamu masih lebih bagus, gak melow parah kayak aku. Memalukan. Hahaha
Y : Mungkin aku udah mati rasa. Atau gak tau gimana nya rasa nya sedih. Tapi aku masih nangis kok.
X : Tapi menurut ku, yang bikin kamu nangis itu ketika kamu tahu semua pencitraan kamu gagal total.
Y : mmhm mungkin lebih tepatnya pembenaran yang aku buat sendiri.
X : Nah!! Trus kamu gak bisa bohongin aku, ada dalam diri kamu yang mau memunculkan dia apa adanya. Kamu cuma gak siap aja.
Y : Aku mau nangis!
X : Belum cape sama standard yang kamu buat sendiri itu? Standard itu buat bahagiain siapa sih mbak?
Y : Sebenarnya aku merasa jahat dan egois. Dengan seperti ini aku seperti membatasi dia. Aku gak pernah melarang, aku cuma selalu ingin tahu. Aku cuma pengen sama dia selagi aku bisa.
X : Kamu pengen dia bahagia ya? Dia juga pengen kamu bahagia. Kalau dia menahan diri sama persis sama yang kamu lakukan. Suatu hari kamu akan sadar bahwa jawaban semua ini bukan egois, kamu cuma gak percaya diri.
Y : Gak percaya diri kalau aku sanggup ninggalin dia gitu?
X : Bukan, gak percaya diri bahwa kamu layak bahagia dengan diri kamu sendiri, bahwa masih ada kebahagiaan lain, bahwa kamu layak dicintai.
Y : ....

-One Fine Day 08.08.2014-
Antara Jakarta Sorong.

Saturday, April 19, 2014

What To Expect

Nothing.

Terlalu banyak yang terjadi satu tahun belakangan ini. Bukan sesuatu yang baik, bukan juga sesuatu yang buruk. Memang harus terjadi seperti itu. Semua nya semacam terlalu singkat. Pelajaran hidup memang jauh lebih berat dari pelajaran apapun, cuma kadang kita nya yang gak siap nerima. 

Gak banyak yang tau apa yang sebenarnya terjadi setahun belakangan ini, memang gak harus dan cukup untuk mereka-mereka aja. Semua cuma konsekuensi dari keputusan yang terlalu berani untuk gue ambil. Ya, gue memang a risk taker

Belakangan ketemu orang-orang yang sedikit banyak membuka mata gue. Bukan sebuah kesengajaan, hanya kebetulan yang baik. Gak pernah terpikir saat itu akhirnya gue berani ngomong cuma dengan pancingan yang bikin senyum, pun gue gak pernah berniat untuk cerita lagi ke siapa pun. Tapi awal dari itu justru seharusnya gue mulai berpikir dengan logika. 

Ketika pada akhirnya gue menemukan sebuah "distraction"- yang gak seharusnya ada, gue mungkin harus berterima kasih walaupun tau itu salah, walaupun tau seharusnya gak seperti itu. Gue bukan bagian dari mereka, gue pun gak punya keinginan untuk bergabung secara de jure, cuma senang bermain bersama. Tapi ini pun bisa jadi kesalahpahaman, karena kebanyakan orang sekarang cuma melihat tanpa bertanya. 

Expect less! because at the end of the day all we gotta do is to forgive.



Friday, February 21, 2014

The Saturn Return

Do you know about The Saturn Return?  I never heard about that until I read an article on Cleo Magazine.

Artikel ini membahas mengenai Saturn Return dari sisi astrologi. Singkatnya ternyata pergerakan planet Saturnus yang berjalan dengan lambat mengelilingi matahari punya andil dengan kontemplasi kita menjelang usia 30 tahun. Kondisi ini merujuk dimana planet Saturnus kembali ke posisi semula sejak dia beranjak mengelilingi matahari yang dimulai tepat di hari kelahiran kita.  Saturnus memerlukan waktu sekitar 28-30 tahun untuk sekali mengelilingi matahari, itulah mengapa periode Saturn Return masing-masing orang akan terjadi sekitar umur 28-30, 57-59 dan 86-88 tahun. Di masing-masing periode usia itu, para ahli astrologi berteori bahwa manusia akan mengalami transisi menuju fase baru dalam hidupnya. Siklus yang pertama khususnya, akan menandai transisi menuju kedewasaan.

Dalam sistem astrologi, planet Saturnus merupakan simbol karma, pengendalian diri, struktur, dan kematangan. Ketika manusia mengalami fase saturn return, unsur-unsur tersebut sedikit banyak akan terkoyak, manusia akan mengalami kehilangan atau kegagalan, menganalisa banyak hal, membuat banyak keputusan penting dan berakhir dengan situasi yang lebih stabil.

Teori Saturn Return mungkin terkesan terlalu mengawang-ngawang. Namun every cloud has a silver lining untuk menuju sebuah fase baru. Tapi sebelum masuk ke fase baru itu, Saturn Return akan melakukan bullying pada kita. Menempa mental supaya menjalani kehidupan dengan cara terbaik di usia mendatang.

Satu yang pasti adalah bahwa fase usia 20an adalah periode ketidakpastian dan kebimbangan. Jadi bagi kita yang berusia late twenties, pasti mengalami banyak hal dalam pikiran yang menerawang. Pencapaian, kegagalan, dan semua yang sudah pernah dilalui. Ada yang merasa cukup puas dengan hidupnya, namun ada juga yang merasa hidupnya kacau balau. We’ll the good news is kalau kita merasakan kekacauan dan mempertanyakan pencapaian kita, it turned out just fine. At least it’s astrologically fine. #OKsip .. hahaha

****

Semua tulisan diatas diambil dari Majalan Cleo edisi bulan Februari 2014, dan tulisan ini gak akan berhenti dari gue meng-copy paste apa yang udah ditulis Majalan Cleo. Tulisan ini akan berlanjut ke fase Saturn Return gue.


Monday, November 25, 2013

Because she hates the words "What-If"

Dear Aiky,

Hi how are you? I don't know where you are now, but I've been thinking about you lately. Yes, I am thinking about our short conversation at our lovely campus years ago.

Did you remember my stupid question to you? It was about your relationship with someone, a friendship.
Me : Why don't you dating her, Ky?
You : Why do you ask me that question?
Me : Nothing, just thinking.
You : Thereat, you chuckled and said "I love her that much, Ri. It's better like this, If we are dating, there always be possibilities for us to hurt each other and I don't wanna hurt her".
Me : silent for a moment and said "is it? Is that what you think?"
You : yes, at least for now.

A year after, I heard you dating her. I tried to find a sense behind your decision. It might be because you wanted to take the one and the only chance you had to always be there for her, and nothing wrong with that.

When I met you and gave you a congratulation, you smiled and said "Life happens, Ri" then I smiled too.

It actually happened to a friend of mine, Ky. She loves someone for no reason. Hahaha... yeah if you asked her "why him?" probably she will just give you her best smile ;')
But shit happened! And shit by default is very very shitty. It's just 'the truth is ugly'.
Skip the shit.

Tuesday, May 14, 2013

Unfinished story, yet it's over ..

Pagi ini merasa punya banyak waktu .. (padahal kerjaan numpuk..hehehe)
Dimulai dengan sarapan sambil baca blog @windyariestanty .. beneran deh si penulis satu ini, setiap gue baca tulisannya selalu merasa butuh tissue karena pasti terharu.. hehe *emang dasar aja gampang mewek* :P

Selesai sarapan dan baca blog, cerita-nya gue mau beresin file yang gak jelas di desktop (sering asal nulis trus save di desktop sih)... Lalu liat satu file dengan nama 'doc1' .. gue buka dan ada tulisan ini...

Saat saya berada di negara tetangga, kamu menjadi teman saya bercerita. Saya bercerita dengan tingkat kebawelan diatas rata-rata tentang perjalanan saya termasuk cerita betapa spontannya saya memutuskan perjalanan darat ke Kota Seribu Pagoda. 
Tidak terpikir oleh saya membelikan oleh-oleh apapun untuk kamu, sampai saya melihat sesuatu yang menarik di duty free bandara. Saya membeli barang tersebut 2 buah. Satu untuk kamu dan satu untuk saya. 

Friday, March 15, 2013

Kuis Siapa Berani

Semalem sehabis sholat mata gue tertuju ke kardus panci *penting*, kardus yang gue inget hadiah dari Kuis Siapa Berani. 

Jadi suatu waktu jaman masih kuliah dan berkecimpung di dunia per-organisasia-an, diminta lah Senat FEUI untuk ikut kuis ini, gue lupa sih mewakilkan Fakultas atau Universitas..kayaknya sih Fakultas yaa...

Jadilah 20 orang anak Senat diikutsertakan untuk mengikuti kuis ini.. Jangan lupa kami pun juga harus mempersiapkan yel-yel...dan gue udah pasti lupa yel-yel nya kayak mana.. *short-term memory loss*

Saturday, March 2, 2013

Sebuah Perjalanan Hati

Out of nowhere I felt my last trip was a journey of some people hearts. After all I have been through, I want to write and share what's in my mind since then.

When we do a journey of heart, we just need to pack one stuff. A heart itself, prepare for whatever may come to it.

Speaking of heart, broken heart is the main reason for people to travel.
Sometimes a journey is  indeed the right time to give considerable space to our heart to get tranquility.
Yet what happen when we travel with our "heart"? Unless we can have an adult conversation to let our heart speak, it will just ruin those hearts. Not to mention it will jack up our"nieuwsgierige aap". *)

Friday, January 4, 2013

Teman Seperjalanan

Entah kenapa lagi pengen nulis ini. Tentang teman seperjalanan....

Waktu talkshow the Journey 2 di Jakarta Book Fair 2012, Mba Windy Ariestanty bilang "Sahabat kalian belum tentu teman seperjalanan kalian dan orang yang mungkin baru kalian kenal bisa jadi adalah sahabat seperjalanan kalian". 

Dan hal ini bener banget kejadian dalam hidup gue. Pasalnya gue sama sahabat gue yang udah 15 tahun temenan dari SMP sampe sekarang belum pernah yang namanya beneran nge-trip bareng. Paling jauh bandung, selebihnya di cerita perjalanan gue belum ada nama dia.

Sejujurnya kami berdua punya bucket list untuk foto bareng di depan Patung Liberty - NYC, Opera House - Sidney, dan yang terdekat pun foto di Merlion - Singapore belum kesampain, not even Bali. Tanya kenapa?? Hahaha.. Tapiii hal ini gak bikin gue sama dia lantas gak temenan kan, emang belum waktunya aja... Someday we'll make our bucket lists come true ya...

Tuesday, December 25, 2012

Desember Rain

Hal yang mungkin gak penting untuk diceritain tapi gue pengen cerita pengalaman gue dan hujan. Sejak bulan November Indonesia sudah mulai memasuki musim hujan kan yaa. Dari hujan yang gerimis sampai hujan lebat. 

Nah kebetulan long weekend natal ini gue gak kemana-mana. Gak kemana-mana nya gue itu dalam artian gak keluar kota yaaa, keluar rumah mah tetep :p

Jadi Sabtu 22 Desember 2012 gue memutuskan untuk mengunjungi Sahabat Anak sekalian ngambil kalender. It has been a year since the last time I came here, tweet gue saat itu. Yap, beneran 1 tahun, seinget gue terakhir kesana itu Desember 2011 beberapa hari setelah ulang tahun gue.

Tuesday, November 6, 2012

On-air & Being Published


Being Published
OMG.. Hehehe, ternyata udah 3x gue muncul di Koran dan Majalah..hihihi

#1 Jaman SMA gue pernah di wawancara Suara Pembaruan tentang profil anak muda dan cita-cita. Saat itu gue lagi datang ke acara musik di Senayan sama sepupu. Tiba-tiba gue disamperin reporter Suara Pembaruan gitu dan diajak ngobrol. Dan jeng jeng, di terbitan berikutnya muncullah nama gue dengan foto full body, sampe dikirim korannya kerumah.. Hahaha, intinya dsitu gue bilang cita-cita gue mau jadi radio announcer. Kejadian ini sudah sangat lama, jadi gue udah gak tau itu koran kemana, sempat gue simpen sih. Tapi karena sering pindah rumah beberapa kali, jadilah gak jelas kemana. Hehehe...

#2 Sekitar awal 2011, tiba-tiba gue dihubungin sepupu yang jadi contributor The Jakarta Post Magazine untuk bantu dia buat artikel dan jawab beberapa pertanyaan tentang muslim women. Wew, merasa belum menjadi muslimah yang baik jadilah gue jawab sebisanya. Dan sepupu gue ini juga minta tolong cari temen lagi untuk jawab pertanyaan ini. Awalnya gue kasih nadia, cuma karena saat itu nadia lagi sibuk ngurusin Eropa dan gak sempet, akhirnya gue kasih ke mba Anis. Dan setelah terima jawaban Mba Anis, Dang! Langsung jiper gue. Asli jawabannnya bagus banget!! Mba Anis, my role model memang muslimah yang baik. Ya, bagaimanapun juga foto gue yang dipajang tetap besar dunks, walaupun jawabannya gak sebagus mba Anis.. Hehehe...

Sunday, June 24, 2012

Mengejar Windy Ariestanty

Sebelumnya minta maaf dulu ya ke pembaca, karena belum selesai curhat tentang Dieng, udah loncat ke tulisan ini.. dimaafkan kan ya pembaca... Hehe

Jadi intermezzo ini berawal dari gue mungut brosur di jembatan penyebrangan depan ratu plaza. *penting gilak ya bo, tiba-tiba gue kepirikan aja gitu mungut brosur yang bertebaran di jembatan..hahaha* .. tapi ternyata penting buat gue karena brosur itu berisi Katalog Acara Jakarta Book Fair 2012, yang mana dulu gue hampir gak pernah ngelewatin event tahunan ini. tapi sejak lebih sering beli buku online yang diskonnya lebih gede gue udah jarang datang ke book fair. 

Menariknya dari brosur itu karena salah satu acara untuk hari minggu 24 Juni 2012 adalah talks show penulis buku The Journey 1 dan The Journey 2, yaitu : Windy Ariestanty, Alexander Thian, Valiant Budi, Farida Susanti, Ferdiriva Hamzah, Trinzy Mulamawitri, Rahne Putri. (that's what stated there). Sebenarnya dari nama-nama yang disebutin gue cuma tau 2 orang, pertama Windy Ariestanty (one of my favorite writer) yang nulis buku "Life Traveler" dan kedua Valiant Budi yang nulis buku "Kedai 1001 Mimpi".

Friday, March 11, 2011

Finally...

Hahaha, finally gue punya blog!! hasrat menulis gue tiba-tiba muncul lagi setelah 3 tahun vakum. Berawal dari perjalan naik travel x-tranz ke Bandara Soekarno Hatta Jumat 11 Maret 2011 kemarin. Ditengah-tengah macet nya ke bandara, tiba-tiba gue kepikiran untuk nulis perjalanan gue selama ini. Dari mulai perjalanan pulang kampung, first trip ke SG KL, sampai perjalan besar. Hahaha,,kenapa gue pengen nulis di blog, karena kalau diingat-ingat banyak kejadian lucu dan pengalaman yang mungkin bisa berguna buat orang yang suka traveling juga..apalagi yang suka spontan kayak gue.. hehe "what a spontaneous person"
Yaah, we'll see sejauh mana hasrat gue ini bertahan (^__^)