Tuesday, December 30, 2014

Visa Oh Visa

Di 2014, gue melakukan perjalanan besar 3 benua 4 negara yaitu Mesir, Yordania, Yunani dan Turki. Kenapa 3 benua? karena Turki merupakan bagian dari Benua Asia dan Benua Eropa. Sebagai penduduk yang memegang passport Indonesia, sungguh sangat disayangkan kita harus membuat 4 visa karena masing-masing negara membutuhkan visa yang berbeda. Sampai saat ini pemegang Indonesia Passport masih harus memerlukan visa untuk masuk ke banyak negara.

Visa Turki
Dimulai dari yang paling mudah dulu ya. Visa Turki termasuk mudah, bisa visa on arrival dan sekarang dipermudah lagi e-visa. Bisa buka website nya disini atau langkah-langkahnya bisa dilihat di blog temen langkah e-visa. Biaya visa turki 25 USD.

Thursday, December 25, 2014

3 Jam di Gili Trawangan

Akhinya gue berkesempatan untuk ke Lombok dan punya waktu untuk ngunjungin trio Gili (Gili Air, Gili Meno, Gili Trawangan), well not literally ketiga tiganya sih, gue cuma ke Gili Trawangan yang sebenarnya lebih karena penasaran sama bentukan pulau itu.

Pemandangan ke Pelabuhan Bangsal

Eternal Sunshine of The Spotless Mind.

Ada yang tau film itu? Itu salah satu film favorite gue, kalo kata wikipedia sih ini. Intinya ini film tentang gimana menghapus kenangan tentang hubungan dengan seseorang, but at the end it won't work. Some say "when it's a heart's call, you just can't deny".

Entah kenapa gue memilih judul itu untuk tulisan ini, tulisan yang sebenarnya akan mencerikan tentang fase saturn return yang gue alami menjelang umur gue berubah ke kepala tiga. Inget tulisan sebelumnya disini. Kalimat menempa mental supaya menjalani kehidupan dengan cara terbaik di usia mendatang, nampaknya itu yang terjadi sama gue.

Beberapa tahun lalu, gue pernah mengalami fase "the lowest point of my life". Iya itu fase dimana gue pengen banget ilang ingatan untuk satu hal itu karena "it's so damn hurt". Lalu gue pernah nonton di The Good Doctor (korean drama.red), dimana si dokter yang mengalami autisme dan kejadian buruk pada masa kecilnya bilang "saya gak mau melupakan masa lalu saya walaupun itu menyakitkan, karena ketika saya berusaha sangat untuk melupakannya, memori sel otak akan kenangan baik bersamanya  akan hilang juga.  Saya cuma punya memori itu tentang Ibu saya, jadi saya gak mau melupakannya". Gue berasa 'deg'.. Iya ya mungkin karena itu gue bisa dibilang gak inget banyak hal tentang kejadian-kejadian yang terjadi beberapa tahun belakangan terutama sejak 2007. Berusaha sekuat tenaga untuk gak inget-inget bikin gue justru melupakan memori baik yang yang juga terjadi pada masa itu.

Tuesday, November 4, 2014

No, you can’t go to Athens, you go back to Amman!

No, you can’t go to Athens, you go back to Amman!

That was pretty frustating and made me almost cried; yet I couldn’t show my tears in front of them, the Middle East Airlines officers!



After spending beautiful journeys in Jordan, time to continued my trip to Greece. I flew with MEA-Middle East Airlines that brought me to Beirut, Lebanon for 12 hours transit. It was around 10 p.m when I arrived. I actually already checked-in from Jordan to Greece and had two boarding passes. However, as a first timer having long hours transit, I came innocently to transit desk. I showed my passport and boarding pass, then they gave me two meals vouchers. They asked me a few questions; the reason why I wanted to go to Greece, did I have enough money with me, as well as how may days will I spend for my vacation in Greece. Right after I answered those questions, they said "I keep your passport here, you go to duty free area, find the restaurant and a place to rest. Go back here at 6 am tomorrow", I nodded thinking that this was a normal procedure.

Saturday, November 1, 2014

Shits Happened in Egypt

Have u ever experienced any “shit happened” when you traveled?
On my last big trip, I've got lesson learned that shouldn't be taken un-seriously!

When I was happily landed on Cairo International Airport, I went directly to the immigration counter. Unfortunately, I needed to wait for my passport being further checking. It’s basically common in Cairo although I didn’t know the way they chose the tourists to be checked further. They said I have to wait at the back for 5 minutes. Almost 15 minutes there was no announcement that my passport had been finished checking. Then, I asked the officer, again he just said, “You have to wait for 5 minutes”. The hostel driver actually will pick me up when I arrived, so I called the hostel (yeah I turned on my international roaming -.-) and told him that I still needed to wait for my passport. I asked him the driver number, but he said the driver would come to see me and he asked me what I worn at that day. Because of the miscommunication, I couldn’t manage to meet the driver, and when I called the hostel again, he said better for me to take taxi, he would tell the address to the taxi driver, by the way.