Thursday, March 5, 2015

mijn perfecte bemiddelaar

Kemarin kantor gue sedikit heboh karena surat dari Kementrian Keuangan yang ternyata tentang "Pemberhentian Dengan Hormat Atas Permintaan Sendiri Sebagai Pegawai Negeri Sipil Kementerian Keuangan dan Beralih Menjadi Pegawai Otoritas Jasa Keuangan".

Mhm, entah kenapa daripada posting di Path gue lebih milih nulis blog karena somehow gue jadi pengen cerita perjalanan pekerjaan gue yang akhirnya sampai di Lembaga yang bernama Otoritas Jasa Keuangan ini.

Waktu SMP gue pernah nanya ke temen deket gue, kira-kira pembicaraan seperti ini:

Me : Na, bokap lo kerja dimana sih?
Dina : Bank Indonesia
Me : ooh, kerjanya ngapain? 
Dina : Gak tau sih, bagian ekonomi ekonomi gitu
Me : ooh *manggut-manggut* gue mau ah kerja kayak bokap lo
       (padahal mah gak ngerti itu ngapain kerjanya)

Dan dengan banyak pertimbangan akhirnya gue ngambil jurusan Akuntansi ketika kuliah.

Tahun 2006, selesai kuliah berujung menjadi budak per-KAP-an dengan title banci antara auditor dan konsultan di Deloitte.

Tahun 2007, gue ikut proses PCPM Bank Indonesia, udah sampai tahap test kesehatan, one step closer tapi ternyata gue gagal. Belum rejeki kerja di Bank Indonesia.... Saat itu gue sedih banget, tapi ya udah lanjut aja kerja di KAP toh baru 1 tahun juga. 

Sebenarnya tahun 2007 ini juga gue sempet diminta apply sama mantan bos ke Conoco Phillips, udah gue ikutin prosesnya udah tinggal nego gaji tapi gue galau. Gue baru 1 tahun kerja di KAP belum dapat banyak ilmu. Di Conoco gue di Divisi Accounting & Finance tapi bagian training. Entah kenapa hati kecil gue masih minta "stay", akhirnya dengan berat hati gue tolak itu tawaran.

Tahun 2008, gue ikut lagi proses PCPM Bank Indonesia tapi kali ini udah gagal di awal. Entah kenapa waktu itu banyak gak lolos seleksi administratif. Saat itu sih BI ganti vendor untuk proses seleksi ini, banyak yang bilang sistemnya aneh. Buat gue, ya udah emang belum rejeki kerja di BI

Nah di tahun ini juga lagi-lagi gue dapat panggilan dari Conoco Phillips, CV gue masih disimpen ternyata (agak bangga sih untuk yang satu ini). Jadi ketika gue lagi di klien di Dataran Tinggi Dieng sana yang dinginnya gak santai, tiba-tiba gue dapat telepon dari temen (dulunya kerja di Deloitte juga), la la la la dia nawarin gue lagi untuk masuk Conono. Dia cerita ketika lagi diskusi tentang kebutuhan staf, tiba-tiba bos dia ngasih 1 CV ke meja dia, dan ternyata itu CV gue. Temen gue bilang ke bos nya, dia kenal sama gue, jadi dia minta untuk "merayu" biar masuk Conoco. But too bad, gue lagi excited kerja di KAP (efek mau bootcamp ke Pattaya, Thailand.. Hahaha cetek). Saat itu kerjaan gue lagi banyak banget dan daripada gue mengulang kesalahan yang sama udah ikutan proses tapi ujung-ujungnya gak diambil, mending dari awal gue mengundurkan diri. Akhirnya gue tolak lagi itu Conoco Phillips *abis ini gue di blacklist dari Conoco :p

Tahun berikutnya gue udah nyerah, gak lagi ikutan proses seleksi PCPM Bank Indonesia. Selain karena kerjaan udah hampir membuncah, umur gue juga udah gak bisa ikutan.

Tahun 2010, tahun dimana gue udah eneg lelah letih lesu sama per-KAP-an ini. Mulai lagi nyari-nyari kerjaan, sempet dipanggil Arghajata tapi gak cocok salary (ujung-ujung nya materi juga, yaa kerjaanya sama sih yaaa......). Padahal kalo di kantor ini gue bisa satu kantor sama mantan gebetan pas kuliah yang sekarang lagi kuliah di University of Cambridge #lha *salah fokus semua ini*... Hahaha he made it eventually (^___^)

Tahun 2010 juga si gue yang selalu say a big "NO" to PNS, akhirnya menyerah nurutin permintaan nyokap untuk ikutan test PNS ini itu....
  • CPNS DKI cuma ikutan daftar online, dengan pertimbangan cetek "gak mau pake seragam"... akhirnya gak gue lanjutin .. asliek cetek banget pertimbangannya
  • CPNS BPK udah sampai test ke 3 (kalau gak salah), tapi mungkin karena gue setengah hati jadinya gak lolos juga
  • CPNS Kemenkeu, kali ini menyerah dan ngikutin dengan sepenuh hati setiap prosesnya. Alhamdulillah gue keterima (doa emak gue yang gak mau anaknya kelamaan kerja di KAP)
Sempet galau juga, tapi akhirnya gue pake pertimbangan "kesempatan gue jadi CPNS Kemenkeu cuma ada sekarang, toh kalau gue gak betah bisa balik lagi ke KAP".

1 Desember 2010 gue resmi jadi CPNS Kementrian Keuangan Direktorat Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK).

John F Kennedy : "And so, my fellow Americans, ask not what your country can do for you; ask what you can do for your country." Bismillah.. and I will land my feet on JFK International Airport, "someday" :D ~ facebook 1 Desember 2010.

31 Desember 2013, status PNS gue habis karena Bapepam-LK udah gak lagi dibawah Kementerian Keuangan melainkan lembaga sendiri dibawah naungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Saat itu gue berpikir God is Great. Tuhan mendengarkan doa gue, walaupun dengan cara yang berbeda tapi Tuhan tetap ngasih jalan untuk keingin gue yang terbesit dari SMP. Kalaupun 2007 gue diterima di BI, 2014 kemarin gue juga kan bergabung dengan OJK dengan orang dan perilaku yang berbeda, yang mungkin menjadi orang yang gue anggap arogant sekarang. There is always blessing in disguise.

Dengan cara ini Tuhan ngasih gue kesempatan hampir 5 tahun mental gue digembleng di KAP, pekerjaan dengan jam kerja yang tidak menentu setiap harinya, ngasih gue kesempatan belajar banyak dan kenal sama orang-orang luar biasa.

Tuhan ngasih kesempatan untuk masuk ke ranah yang selalu gue bilang "NO", menjadi PNS Kementrian Keuangan. Lagi-lagi awal masuk sini gue dikasih pembelajaran financial management. Gimana cara bisa survive setiap bulan dengan hanya 900.000, ngerasain dikasih gaji cash dan pake antri banget .. Hahaha moment-moment itu.. Bahagiaaaa.....

Luar biasa pengalaman di Kementrian Keuangan. Unforgettable moment di Prajab... Ketawa hampir tiap hari karena kelakuan ajaib temen-temennya... walaupun menorehkan noda di saat terakhir Bapepam-LK menjadi bagian di Hari Oeang *piss Bapak Bapak Ibu Ibu....  video youtube itu akan kami kenang selalu  :p


1 Januari 2014 resmi sudah jadi pegawai OJK, terima kasih Kementrian Keuangan untuk 3 tahun 1 bulan. You're my perfect intermediator ~ mijn perfecte bemiddelaar.

Tuesday, February 10, 2015

Traveldoskop #2014

Woohooo hari gini baru sempet bikin traveldoskop 2014.. hehehe, gpp better late than never lah yaaa..

#1 Bangkok (Shopping, Wat Arun, Asiatique & Ayutthaya) ~ Januari 2014
Awal tahun gue pergi ke Bangkok dengan tujuan utama belanjaaaaaaaaa.....asliek niat bawa koper demi belanja belanji. Gue juga berniat sangat untuk gak lagi-lagi melewatkan Wat Arun, ini link nya The Magic of Wat Arun. Sayangnya saat itu gue terjebak dalam demo besar di Bangkok, jadilah niatan belanja belanjinya belum puas *pertanda harus datang lagi 

#2 Cianjur (Situs Megalitukum Gunung Padang, Curug Cikondang) ~ April 2014
Serruuuuuu cerita perjalanan ini pernah ditulis disini Salah Satu Peninggalan Tertua itu ada di Indonesia

#3 Big Trip (Mesir, Yordania, Yunani dan Turki) ~ Mei & Juni 2014
Belum sempet bikin cerita banyak, baru ada cerita Shits happened in Egypt dan No, you can't go to Athens, you go back to Amman, juga tentang visa visa oh visa

#4 Padang (Maninjau, Talu, Istana Pagaruyung, Pulau Pagang & Paralayang) ~ Juli 2014
Sebenarnya ini sih mudik, tapi sekalian halan-halan. Kejadian tak baik pun menimpa ketika paralayang HP gue hilang :((, cerita lengkap menyusul.

#5 Yogyakarta (Goa Jomblang & Sendratari Ramayana) ~ September 2014 
Yeay balik lagi ke Yogya..... cerita tentang perjalanan ini Vertical Caving & Heritage Story

#6 Bandung (Tebing Keratorn) ~ Oktober 2014
Hahahaha random banget ini tiba-tiba kepengen ke Tebing Keraton, ini ceritanya Just a Random Traveler

#7 Palembang ~ Oktober 2014
Kondangan temen plus halan-halan mengunjungi tempat Al-Qur'an terbesar di dunia dan kampung tempat asal muasal mpek mpek Palembang. 

#8 Singapore (Trick Eye Museum & USS) ~ Oktober 2014
USS Horror Night dengan gratisan... Hahaha. Ada rencana sih pengen nulis tentang USS Horor Night, semoga cepat terealisasi. Sebelumnya bingung mau kemana, akhirnya ke Trick Eye Museum yang baru buka di Sentosa .. hihihi seruuuu.

#9 Lombok (Kerjaaaaaaaaa) ~ November 2014
Karena kerja sih kesininya, tapi yang penting udah pernah ke Lombok :P

#10 Belitong ~ Desember 2014
Yeay finally!!! Another wish list :')


Alhamdulillah 2 bucket list utama gue tahun ini tercapai yaitu Petra di Yordania dan Belitong. Terima kasih ya Allah semoga di tahun 2015 ini wish list lainnya tercapai, terutama nikah .. Aamiin ya Allah

Hi hello 2015....

Wednesday, January 28, 2015

Sunset Over Bukit Berahu

am a sunset lover, a sunset hunter as well. Wherever I go I always find a way to enjoy sunset.

Last December, I went to Belitung. I stayed at Bukit Berahu Cottage which is the perfect place to see sunset. December is the beginning of the rainy season in Indonesia, so I expected nothing for the sunset.  Yet when I arrived in Belitung, I felt so lucky because it turned out the weather was so bright. I didn’t have any plan on the day of the arrival. I just wanted to enjoy the place. Another luck was I had a beach view room, so I can enjoy sea waves sound and sunset without walking away to the beach. 

Well enjoy the stunning sunset ...

Sunset underneath my sunglasses


Saturday, January 3, 2015

Dari Yang pernah bercita-cita jadi Menteri Pariwisata

Abis membaca tulisan dari beberapa travel blogger yang intinya tentang surat terbuka untuk Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, kritik dan saran untuk kemajuan pariwitasa Indonesia dari mereka-mereka yang cinta Indonesia dan peduli akan pariwisata Indonesia.

Dan gue jadi keikutan pengen nulis, iya emang anaknya ikut-ikutan. Tapi tulisan ini bukan tentang surat terbuka, cuma tulisan dari bocah yang pernah bercita-cita jadi Menteri Pariwisata. Hooh aneh emang cita-citanya, sampai ketika di facebook ada semacam games “how well do you know me?” hal ini gue jadiin pertanyaan, “gue mau jadi menteri apa?” .. Banyak yang salah jawab ketika itu, gue yang berlatar belakang pendidikan sebagai akuntan diduga ingin menjadi Menteri Keuangan.. Hahaha, salah besar saudara-saudara! :P Well currently I trapped as a government slave instead yang masih senang jalan-jalan dan sedikit menulis.

Travelling hari gini makin trendy yaa, semacam ketinggalan jaman kalau long weekend cuma di rumah.. *iya ini gue juga masih sering merasa kayak gini kok* .. Hahaha. Apapun alasannya semakin banyak orang yang jalan-jalan. Ah menurut gue orang dari dulu juga jalan-jalan sih, cuma saja dulu teknologi belum secanggih sekarang yang seluruh dunia bisa tau kita lagi kemana ama siapa #eh . Dulu bukti sebuah perjalanan hanya bermodalkan kamera film yang kudu cetak baru foto bisa dilihat dan itupun hanya kita sendiri yang menyimpan, cuci cetak aja mahal, boro mau cetak lebih buat dibagi ke orang. Hahahahahaha.... 

Kalau ditanya kenapa sih Ri, segitunya pengen jalan-jalan terus. Jawaban pertama pasti “PETA”. Kenapa gitu? Iya karena seinget gue (sebelum gue dibelikan majalah Bobo, komik donal bebek, sampai majalah kawanku & gadis) buku pertama yang dibuka Papa didepan mata gue itu ATLAS INDONESIA & DUNIA, dan Atlas ini masih gue simpan sampai sekarang padahal gue yakin itu negara banyak yang udah berubah, secara di Atlas itu Russia masih disebut Uni Soviyet.